Radar24Jam
Kepala Pekon Penantian sekaligus ketua DPK Apdesi kecamatan Ulubelu Wahyudiono Tunda Pembayaran dana publikasi media,saat hendak di konfirmasi oleh awak media mengenai Keputusan penundaan tersebut (W) tidak dapat di hubungi.
Ketua Apdesi yang sempat tersandung masalah intern dengan aparatur pekonya ini di ketahui memang jarang bisa di temui baik dirumahnya maupun di kantor pekon.
Beberapa waktu yang lalu saat tim awak media sempat bertemu secara tidak sengaja di rumahnya terjadilah sebuah pembahasan mengenai pembayaran dana publikasi,namun setelah pertemuan itu (W) tidak dapat di hubungi guna didengarkan apa hasil dari musyawarah nya dengan kepala pekon sekecamatan Ulubelu mengenai realisasi dana publikasi media tersebut.
"Nanti saya akan kordinasikan dengan kawan kawan kepala pekon dan secepatnya saya kabari" pungkas (W)
Waktu berlalu akan tetapi janji (W) akan memberikan informasi sesuai yang di ucapkanya tak kunjung datang.
Kejanggalanpun terlihat ketika beberapa pekon merealisasikan dana publikasi dan tidak kolektip di ikuti oleh pekon yang lainya,ini tentu menjadi pertanyaan apa yang terjadi dengan hasil keputusan musyawarah ketua apdesi bersama para anggotanya.
Terlebih mengherankan lagi bendahara dan sekertaris DPK Apdesi pun seperti sudah kompak agar tidak bisa di hubungi karena no handphone keduanya tidak aktif adapun terkadang aktif tapi tidak di angkat.
Tindakan ini tentu menimbulkan dugaan ada indikasi ketua apdesi, sekertaris beserta bendahara ingin mengelapkan dana media yang berkemungkinan sudah terkumpul dengan mereka.
Dalam waktu dekat tim awak berencana akan menggali informasi untuk ke akuratan tentang aliran dana publikasi media tersebut kepada beberapa kepala pekon yang sepakat dengan keputusan kepengurusan DPK Apdesi Ulubelu tersebut.
Terkait beberapa pekon yang telah membagikan terlebih dulu dana media saat di mintai keterangan mengenai alasan mengapa mendahului dalam merealisasikan dana tersebut menerangkan bahwa itu adalah bentuk toleransi dan menghargai sebuah jalinan kemitraan terhadap awak media selama ini.
Salah satu kepala pekon yang telah terlebih dulu membagikan dana publikasi media tersebut berucap"sekarang ataupun nanti itu toh sudah menjadi kewajiban yang harus di bayarkan"ucapnya.
"Untuk apa menunda nunda kalau memang anggaran telah siap,apalagi situasi saat ini akan menghadapi hari raya,sudah jelas rekan rekan media sangat membutuhkan dana tersebut.
"Sangat tidak logis jika ketua Apdesi menahan anggaran tersebut,dan menurut kami jika memang itu tidak di bagikan sekarang berarti seakan akan tidak menganggap para rekan media sebagai mitra yang selama ini telah bersusah payah mempublikasikan seluruh kegiatan pekon dan yang lainya" tegas salah satu kepala pekon yang tak ingin terpublikasi.
Awak mediapun berpendapat jika sikap ketua Apdesi bersama kepengurusanya sengaja menghilang dan tak mau menjelaskan hasil keputusan mengenai realisasi dana media adalah suatu perbuatan tidak terpuji,tidak gentelman serta terkesan menzolimi insan pers.
Tim
0 Komentar