Radar 24jam

Radar Nusantara Group

Waduh Gawat Seorang Suami guru yang masih Honor di SMA 2 Desa Sidomulio Membawa Preman Sampai tiga mobil ke Sekolah SMA 2

Labuhanbatu, Radar 24jam.com

Menerima laporan dari sala satu wali Murit SMA Negri 2kelas 12.Bahwa Desi,seorang guru jurusan bahasa ingris telah melakukan kekerasan kepada murit kelas 11sampai kelas 12.Nama Siswi.C,inisial.salah satu korban pelemparan pot bunga sudah mengalami fisik mental.Desi seorang guru jurusan bahasa ingris. seharusnya mendidik siswa atau siswi dengan baik bukan malah bersifat anarkis kepada siswa/I.

Awalnya mulai dari tahun 2020 Siswi kelas 10 Bernama,C,inisial.bahwa Desi selalu geram kepada C,Inisial sehingga nilai pelajaran C,tidak ada dibuat oleh Desi supaya C,tidak mendapat penilain dari mata pelajaran.

Akibat kekejaman sala satu seorang Guru bahasa ingris Desi.kepada C,inisial.yang selaku murit kelas 12.sehingga C,inisial mengatakan kepada Desi Tolong jangan terlalu kejam ibuk kepada kami sebab kami ini siswa/I murit ibuk. sebab ibuk masih honor udah begitu kejam kepada murit murit ibuk.padahal kami butuh diberikan pelajaran ilmu bukan harus diberikan penghajaran secara kekerasan buk.ujar C,insia.kepada Desi.

Desi mendengar bahasa yang disampaikan oleh sala satu Siswi,C insial. sehingga Desi yang selaku pengajar jurusan bahasa ingris ini langsung spontan melemparkan Pot bunga kepada C inisial.
Mirisnya siswi yang selaku korban pelemparan satu Pot bunga kepada siswi C inisial. menyampaikan kepada orang tuanya
Bahwa seorang guru bahasa inggris telah melemparkan pot bunga kepada saya pak,ujar siswi,C inisial.

Namun orang tua korban C inisial.tidak menghiraukan apa yang disampaikan oleh anaknya kepada sang ayah. sebab agar kamu bisa pintar dari guru mu.ujar wali siswa.namun sipat seorang guru tidak berubah masih tetap membuat pengajaran yang sangat kejam terhadap Siswa/I.

Ada juga sala satu dari siswi bernama Culia,inisial.menyampaikan kepada awak media RADAR 24 Jam.Bahwa saya karna terlambat sedikitpun sudah pernah diseret dari lumpur dibawak kekantor sampai dikantor saya didorong sehingga saya tersandar kebangku.dan wajah saya dicakar sesudah itu ibuk Desi menarik lengan baju saya juga meremas payu dara saya.dan mengatakan kenapa kamu gelik kalau laki laki tadi kamu tidak gelik itulah yang disebut ibuk Desi kepada saya ujar Culia,inisial.kepada awak media.

Lanjut : Culia,Memang benar saya salah akibat saya terlambat masuk sekolah kenapa saya disuruh keluar kalau masuk saya harus mencoret coret mukak saya kalau tak mau dicoret diluar ajalah kau kata ibuk Desi.lalu saya gak maulah saya mencoret mukak saya pak justru itu bukan cuman kami yang merasakan sipat ibuk Desi itu yang sangat kejam dan egoisnya juga tinggi

Semestinya kalau guru itu harus membuat pelajaran untuk meningkatkan ilmu bukan untuk menghajar secara kekerasan pak.ujar Culia,inisial kepada awak media.

Mender keluahan dari anaknya,orang tua siswa sangat keberatan bahwa seorang guru bersifat arogan terhadap siswa/i maka para orang tua siswa meminta kepada kepsek Sma negri 2. Sri Adhawati S,pd agar diadakan rapat untuk mengetahui apakah memang benar sifat seorang guru seperti keterangan siswa/I.

Namun kepsek mengatakan kepada wali murit biar saya pak buk untuk menyampaikan kepada ibuk Desi kalau bisa dibaguskanlah ibuk biar sayalah yang mintak maaf bu ujar Kepsek kepada wali murit.namun wali murit berkeras agar diadakan rapat bersama ibuk Desi yang selaku guru bahasa ingris.ujar wali murit kepada kepsek.

Ternyata Ismail ritonga alias eko yang selaku suami Desi, membawa gromboran sebanyak 3mobil kurang lebih 20Orang mendatangin kesekolah SMA Negri 2 sehingga para murit lari karna ketakutan akibat Suami Desi Ismail Ritonga aslia Eko mengatakan kepada sala satu guru BB.Inisial.kamu guru apa semacam kamu tidak salut saya melihatmu saya siap menggaji kamu berapa gajimu rupanya,ujar suami Desi.
Mendengar bahasa suami Desi Ismail ritonga alias Eko seperti itu namun BB.inisial tidak merasa takut sebab BB tidak ada masalah nya disekolah SMA Negri 2.

Masyarakat resah melihat suami Desi membawa grombolan.
Selang beberapa minggu para wali siswa mengatakan untuk rapat kembali disekolah apa sebenarnya rencana Desi seorang guru Bahasa ingris untuk mengajar disekolah ini.kenapa suaminya bawak grombolan
lalu para tokoh masyarakat baik Komite dan kepala sekolah Sri Adhawati S,pd juga orang tua siswa/I rapat untuk mengetahui yang sebenarnya sifat Desi terhadap siswa/I.dan meminta keterangan dari Desi.

Begitu Desi dipanggil kekantor untuk menerangkan sebenarnya kepada wali murit.lalu Desi mengatakan apabila ada yang merasa tidak terima silahkan membuat laporan kepada pihak yang berwajib.ujar Desi kepada para tokoh masyarakat dan Wali murit.mendengar keterangan yang disampaikan oleh Desi yang selaku guru
lalu masyarakat terpaksa emosi dan mengatakan kami minta tolong kepada kepsek agar Desi jangan dibuat bertugas sebagai guru lagi disini ujar wali siswa/I sehingga kepala sekolah malu mendengar apa yang disampaikan Desi.

Sb

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *