Radar 24jam

Radar Nusantara Group

Diduga Roplan Seorang guru Honorer Merangkap Aparatur pekon (kaur umum) kabupaten Lampung barat telah melecehkan anak di bawah umur

Lampung barat, Radar24jam.com |Roplan selaku guru honorer merangkap sebagai kaur umum di pekon/desa muara baru kacamatan kebon tebu kabupaten Lampung barat diduga telah melakukan tindak asusila/pelecehan seksual terhadap anak didiknya sendiri berinisial (ea) yang masih di bawah umur.


Awal mula Roplan (pelaku) pura-pura menanyakan “apa sih (EA) bahasa nenen kalau bahasa semendo nya” ujar pelaku kepada EA (bahasa daerah sumatra selatan/palembang) sebanyak 3 x  lalu pelaku mengajak EA ke kantor, mereka berdua di ruangan tersebut dengan alasan anabel selang beberapa hari kemudian pelaku duduk di samping EA dalam ruang kelas dengan alasan mengobrol sembari merabai EA.

Lalu selang bebrapa minggu kemudian Pelaku mendekati EA sembari berkata mengancam EA “awas ya kamu kasih tau sama orang-orang kamu akan saya hukum”. ujar pelaku kepada EA.


Lalu EA menjawab dengan tegas dan lantang dari kepolosan anak tersebut “ya terserah saya lah pak” namun tidak smpai disitu saja Roplan (pelaku) juga memaksa agar EA di pijitin namun kembali karena tertekan akibat takutnya, siswi tersebut akhirnya dia juga terpaksa memijit roplan (pelaku) yang bejat akhlaknya dengan rasa bercampur cemas tamut dan kawatir ia memberanikan diri melapor kepada ayah nya lalu ayah nya tak kuat menahan kesal lalu ia memanggil saya agar bisa di konfirmasi kan kepada pihak pelaku namun jawaban roplan (pelaku) sudah kelar berdamai kedua belah pihak ujar roplan (pelaku) namun sampai berita ini saya terbitkan kedua belah pihak sangat sukar di ajak mediasi baik melalui telepon atau bertatap muka sehingga anak didik nya tersebut sampai sekarang tidak mau lagi untuk sekolah sebab terauma akibat harapanya mencari ilmu yg seharusnya di lindungi & ayomi malah sebaliknya yang ia dapat kan ujar EA kepada saya.


Namun ibu Ncun. Spd sebagai kepala sekolah SDN 1 muara baru kebon tebu apa pura pura tutup telinga kah adanya kasus pelecehan seksual terhadap anak didik nya seperti ini tidak tau menau???Bahkan bapak peratin/lurah setempat pun tidak tau apa yang terjadi kepada ibu ncun. Spd selaku kepala sekolah & bapak sanan selaku peratin/lurah nya pun tak tau???? Ada apa dengan bapak hasan & ibu ncun…???

Anggi syahputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *