Radar 24jam

Radar Nusantara Group

LPPN RI : Minta Pemda Aceh Singkil Serius Tangani Plasma. PT.RPP Cederai Tanda tangani Kesepakatan.

Aceh Singkil, Radar24jam.com |Lembaga Pemantau Penyelenggaraan Negara Republik Indonesia ( LPPN RI ) Wilayah Aceh Singkil, JUNTAK FEBRUANDA” dengan nama akrabnya, sangat mengapresiasi atas pertemuan dan membuat kesepakatan bersama Pimpinan Perusahaan yg memiliki Hak Guna Usaha ( HGU ), Pemilik Pabrik Kelapa Sawit ( PKS ) dgn Instansi yg terkait Pemerintahan Kabupaten Aceh Singkil di Hotel Four Points Medan tepat tgl 6 Oktober 2021 lalu.
Dengan Hasil Kesepakatan :
Antara lain yang dirangkum

  1. Pihak perusahaan HGU perkebunan berkomitmen menyiapkan: A. Memfasilitasi pembangunan kebun masyarakat 20% dari luas lahan izin yang diperoleh untuk petani kebun di sekitar HGU
    Perkebunan dengan pola kerjasama melalui:
  • pola kredit
  • pola bagi hasil
  • bentuk perdanaan lain yang disepakati
  • bentuk perdanaan lain yang disepakati

-bentuk kemitraan lainnya.

B. Pelaksanaan TJLSP(tanggung jawab sosial lingkungan perusahaan) perkebunan masing-masing HGU perkebunan dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku;

C. Pelaksanaan kemitraan bagi petani perkebunan kelapa sawit dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

2 pihak perusahaan berkomitmen akan memenuhi kewajiban sebagaimana pada poin 1 huruf a di atas, Yaitu:
A. Perencanaan dalam waktu 1 bulan
Dan diantara lain.

Berbicara tentang sumber alam Aceh Singkil, kita cukup kaya, baik daratan maupun lautan, kenapa daerah kt bisa tertinggal dan dihempas oleh kemiskinan ……. ???
Tanyakan pada rumput yang bergoyang ungkap ” Juntak ” yg dipanggil dgn nama. Akrab nya

Dan begitu juga dengan pemilik Hak Guna Usaha (HGU) di kabupaten Aceh Singkil lebih kurang 41 ribu Ha. Hutan kekayaan kita sudah diambil, apakah mereka sudah memenuhi kewajiban nya kepada masyarakat, baik dari Plasma, koperasi dan begitu juga dengan CSR.

Tapi yang paling di sesalkan kenapa salah satu Pimpinan Perusahaan PT Runding Putra Persada tidak ada menanda tangani kesepakatan tersebut, ada apa Ya ….. Ungkap Juntak. Sementara Pimpinan Perusahaan yang lain ataupun mewakili sudah menanda tangani, atau memang sebaliknya menganggap sepele dengan hasil kesepakatan tersebut, hingga kami menduga sudah mencederai hasil kesepakatan itu degan Instansi yg terkait Pemerintahan Kabupaten Aceh Singkil, atau mungkin saja kerena Perusahaan tersebut penyedian Tempat dan penginapan, hingga instansi yang terkait bungkam untuk bicara.ungka JUNTAK”(NS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *