Radar 24jam

Radar Nusantara Group

Warga Dusun Sei mambang Hilir II Desa sei tampang yang selaku Anggota Bpd Rimba sianturi, Nekat menipu Masyarakat tentang pembagian Csr

Labuhanbatu, Radar24jam.com| Kamis 14 November 2021bantuan dari perusahaan Pt Hsj sejenis Csr diserahkan oleh kepada Rimba sianturi yang selaku anggota Bpd desa sei tampang Sebanyak Rp 20.000.000(Dua puluh juta rupiah)sehingga R, sianturi mengatur siasat bersama R,tambunan dan memanggil Kadus diluar daerah untuk merundingkan tentang uang yang sudah diserahkan pimpinan perusahaa Pt hsj kepada Rimba sianturi melalui telephone gengam.

Namun kadus sei mambang hilir II L,Pakahan tidak mau datang.
Lalu rimba sianturi bersama R, tambunan memberikan uang kepada masyarakat pakai amplop sehingga masyarakat bingung dan bertanyak ini uang apa untuk apa,ungkap masyarakat kepada R, Sianturi dengan rasa terkejut. namun R, sianturi mengatakan uda pegang aja kalau mau kalau tidak biar tau aku ungkap Anggota Bpd.R,sianturi dengan kesal kepada masyarakat.sehingga sala satu warga masyarakat sei mambang hilir II menyampaikan kepada awak media.kami tidak tau uang apa yang diberikan R sianturi kepada kami masyarakat hilir II ini.sebab
Pakai amplop putih tanpa ada tujuan atau dari mana secara tertulis diamplop tidak Ada.

Maka kami keberatanlah nanti serangan pajar dan minta tanda tangan kepada kami tetapi ada juga tidak ada ditanda tangani ternyata didalam buku sudah ada tanda tangan sy terkejut,kenapa ada tanda tangan atas nama saya dibuku ini tetapi belum ada pernah saya tanda tangani gak jelas itu.ungkap warga kepada awak media.

Lanjut Kami tidak setuju kalau begini cara pembagian Uang Sejenis Csr ini untuk masyarakat soalnya nama masysrakat atau jumlah sudah ada kenapa tidak Transparan Soalnya kalau begini penyerahan uang secara tidak transparan kepada warga yang terdampak ini kami keberatan kepada anggota Bpd desa sei tampang Rimba sianturi Bersama R, tambunan ungkap masyrakat.anggota Bpd R, sianturi
Diduga telah melakukan tanda tangan Asal asalan,(tanda Tangan palsu)sebab ada beberapa orang yang tidak bertempat tinggal didaerah labuhanbatu tetapi Rimba sianturi mengaku dalam secara tulisan bahwa beberapa orang anak warga sei mambang yang sudah bekeluarga diluar daerah masih juga didaptarkan melalui keterangan yang mendapat dana Csr dari perusahaan Pt Hsj.

Safril gulo dan beberapa warga sei mambang hilir II menyampaikan kepada Awak media,kami warga dusun sei mambang hilir II sangat keberatan tentang adanya bantuan Csr yang diberikan kepada Rimba sianturi tanpa kami ketahui masyrakat sei mambang hilir II
Sebab pimpinan Pt Hsj memberikan kambing sebanyak 17 ekor. Lalu Rimba sianturi yang selaku anggota Bpd sei mambang hilir II mengembalikan kambing dan mencaikan uang sehingga R, sianturi memberikan uang kepada kami warga sei mambang hilir II sebanyak Rp.350.000(Tiga ratus lima puluh ribu rupiah)Sementara uang yang diberikan pimpinan perusahaan Pt Hsj . 20.000.000(Dua puluh juta rupiah) sementara jumlah Warga mulai dari simpang sampai titi sei bilah berjumlah 40.yang terdampak tetapi kenapa dibagikan sebanyak Rp.350.000.(Tiga ratus lima puluh ribu rupiah) sementara masih banyak yang belum dapatan masyarakat seperti bantuan berbentuk Csr.

kenapa disebutkan R tambunan dan Rimbah Suanturi yang selaku Anggota Bpd sei mambang hilir II bahwa masyarakat atau warga sei mambang hilir II secara turtulis bahwa yang sudah dibagikan sebanyak 41 orang.dan Ada juga biaya untuk jerih payah sebanyak Rp1500.000 dan ada juga biaya simpatisan sebanyak 1.400.000(Satu juta empat ratus)dan biaya untuk menginap Di kandang sebanyak 700.000(Tujuh ratus ribu rupiah)sehingga masyarakat dusun sei mambang hilir II sangat keberatan.

Lanjut .safril gulo mengatakan kenapa ada tanda tangan saya sementara saya tidak ada menanda tangani bahwa saya menerima uang ini bahkan saya keberatan karna biaya yang disalurkan oleh perusahaan kepada masyarakat sebanyak Rp 20.000.000(Dua puluh juta rupiah)kenapa dibagikan sebanyak Rp 350.000.semestinya dari jumlah 40,Kk seharusnya akan dibagikan kepada masyarakat yang terdampak sebanyak Rp500.000(lima ratus ribu ruiah)kalaupun ada biaya Jerih payah pengurus semestinya harus disampaikan dulu dengan masyarakat.Sebab dana Csr itu khusus untuk masyarakat kenapa tidak transparent.ujar Safril

Lanjut safril gulo.lagian dalam jumlah itu masih ada yang belum dapatan termasuk abg saya yang sudah pakai sertifikat rumahnya dan orang tuaku tinggal disitu tetapi tidak diberikan berarti ingin mau meperkaya sendiri.sementara dari hasil pemberian perusahaan khusus kepada kita masyarakat sei mambang hilir II bukan untuk pengurus sebab adapun rapat diterima perusahaan hanya karna untuk masyrakat kenapa pimpinan perusahaaan memberikan uang kepada anggota Bpd tidak kami ketahui masyarakat seharusnya sebelum menyerahkan uang itu masharakat dikumpulkan dulu warga yang terdampak ujar warga.
kami juga perlu menyampaikan kepada pihak berwajib agar menindak lanjut penipuan kepada masyarakt ini . Sb.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *