Radar 24jam

Radar Nusantara Group

DPC Organda Aceh Singkil Minta Pemda Aceh Singkil Tertibkan Truk Over Muatan

Aceh singkil, Radar24jam.com| Keselamatan harus jadi sasaran utama penyelenggaraan lalu lintas dan tak bisa ditawar

Kamis , 28 oktober 2021,

Sejumlah kendaraan truk angkutan barang melaju dari medan (sumut)- aceh singkil begitu pula sebaliknya aceh singkil – medan (sumut) (ilustrasi)

“Sekjen DPC Organda Rijal manik dan jajaran mengusulkan agar pemerintah segera mengambil langkah-langkah strategis melalui dinas Perhubungan aceh singkil mengenai penentuan batas akhir toleransi terhadap operasional kendaraan ODOL di jalan.
Selebihnya dinas perhubungan aceh singkil bisa secepatnya menyusun sistem rajia dengan memperhatikan kendaraan non-ODOL

Usulan itu disampaikan rijal manik terkait sejumlah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan truk over dimension over loading (ODOL). Salah satunya kecelakaan lalu lintas di jalan lintas aceh – sumut. “DPC Organda memandang perlu faktor keberlangsungan sistem transportasi dan mendorong pemerintah untuk segera menerbitkan Peraturan mengenai kebijakan toleransi kendaraan ODOL,” ujarnya” dia dalam keterangan tertulisnya di aceh singkil,

Jika Aturan ini ini bisa diteruskan di berlakukan, akan mengatur larangan penggunaan kendaraan ODOL di aceh singkil untuk pembangunan proyek pemerintah sebagai landasan
“rijal” Prihatin terhadap terulangnya kecelakaan lalu lintas akibat truk ODOL. Pemerintah bertindak tegas, kusus nya Dinas perhubungan,Harus menerapkan hukum kepada siapapun pelaku pelanggaran hukum.

Menurut rijal manik kendaraan yang bermuatan lebih tentu kecepatannya tidak dapat maksimal. Terlebih di jalan ada aturan batas minimal kecepatan.
“DPC Organda sudah berulang kali mengimbau secara lisan kepada Kabid perhubungan darat agar kendaraan yang over dimensi segera melakukan normalisasi,” ujarnya.
“Seperti potong bak truk dan sasis yang tadinya dimodifikasi jadi lebih panjang, sesuaikan dengan SK Rancang Bangun.”

Melihat dari aspek pembangunan infrastruktur jalan raya sudah banyak yg rampung terbangun sejumlah desa, di aceh singkil untuk menuju perkebunan kelapa sawit, pabrik yg memproduksi inti sawit dan minyak kelapa sawit untuk diangkut, jalan yg baru saja dibangun sudah sompel dan berlobang sehingga sering nya terjadi kecelakaan.

Dampak negatif ODOL, penyebab dan pelaku kecelakaan sehingga tingkat keselamatan lalu lintas jalan rendah/menurun.menimbulkan polusi udara yg berlebihan karena co2 yg dikeluarkan terlalu tinggi lantaran kendaraan beroperasi melebihi batas kemampuannya, kerusakan jalan,jembatan,dan pelabuhan yg menyebabkan tingginya biaya perawatan infrastruktur, adapun dilarangnya melakukan modifikasi sehingga menyebabkan over dimension dan over loading (ODOL) pada kendaraan bermotor,juga dapat dikena kan sanksi pidana bagi pengendara yg melakukan ODOL diatur dalam pasal 277 UU No.22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan

truk akibat ODOL di jalan dimintanya dijadikan pelajaran baik untuk otoritas penyelenggaraan, otoritas penegakan aturan, para pemain transportasi logistik di jalan raya, termasuk para pemilik angkutan. “Keselamatan haruslah menjadi sasaran utama dalam penyelenggaraan lalu lintas dan tidak bisa ditawar lagi,” tegas Rijal

Apalagi bila kita chek di pendapatan daerah yg bersumber dari sejumlah angkutan truck barang truck tangki cpo maupun pengangkutan orang, minim sekali kontribusi yg masuk ke pendapatan ke daerah aceh singkil. Hal ini juga perlu diseriusi bila perlu kita lakukan pengkajian bersama sama agar kedepannya, bisa lebih baik lagi dalam peningkatan pendapatan melalui dinas perhubungan.(Ns)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *