Radar 24jam

Radar Nusantara Group

“Kades Cikuya Peduli Dan Suport Keluarga Anak Sipenderita Bibir Sumbing Untuk Dioprasi”

Pandeglang, radar24jam.com-

Keluarga kurang mampu Dikampung Bojong Waru Desa Cikuya Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Pandeglang-Banten yaitu Keluarga Saepudin 30 tahun,Istrinya Ibu Aspah 28 tahun sudah Dianugrahi 3 Anak,dan Sangat Memprihatinkan Anak Ke 3 dari Keluarga Saepudin ini yang Bernama Husain baru Berumur 15 Bulan menderita Bibir sumbing bawaan Lahir.

Ditemui Dirumahnya Bersama Kepala Desa Cikuya Udin (ini sebagai PJS),dan Juga Tokoh Pemuda Arsali,Aspah Istri saepudin ketika Diwawancarai mengungkapkan bahwa,Anaknya Husain ini menderita bibir sumbing sejak bawaan Lahir,diusia 15 bulan belum bisa berjalan,dan juga tidak mau makan apa-apa,hanya Air Susu Ibu(ASI).

“Anak saya Husain menderita bibir sumbing sejak bawaan lahir,sekarang sudah usia 15 bulan tapi belum bisa berjalan,dan juga sampai saat ini belum mau dikasih makan apa-apa hanya mau menyusui saja,”ungkap Aspah Selasa 26-10-2021.

Aspah juga ketika ditanya beberapa Bantuan dari Pemerintah,seperti Program Keluarga Harapan (PKH),program Bantuan Sosial Non Tunai (BPNT) dan Jamsosratu,juga bantuan Sosial penanganan Pandemi Covid 19,Ibu Aspah mengatakan semua itu tidak pernah mendapatkan.

“Selama ini saya tidak pernah mendapatkan bantuan apapun dari Pemerintah,dan saya juga tidak tau bantuan apa saja bentuknya dari Pemerintah itu,”imbuhnya.

Aspah mengucapkan terimakasih kepada Kepala Desa Cikuya yaitu Udin SE,juga kepada Arsali sebagai Tokoh Pemuda,yang sudah membantu Keluarganya,untuk diajukan Pengobatan Bibir Sumbing Anaknya.

“Saya ucapkan terimakasih kepada Pa Kades Udin dan Juga Bapa Arsali yang telah membantu keluarga saya mengajukan pengobatan Bibir sumbing anak kami,”ucap Ipah.

Sementara Udin SE sebagai Kepala Desa Cikuya menjelaskan,bahwa melalui tokoh Pemuda Desa Cikuya yaitu Arsali mempunyai Relasi Dibidang Gerakan Bantuan Kemanusiaan,dari DEPARTEMEN BEDAH MULUT DAN MAKSILOFASIAL FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UNIVERSITAS INDONESIA,yang akan dilaksanakan pada 20-21 November 2021.

“Alhamdulillah berkat relasi dari tokoh Pemuda Arsali,anak dari keluarga Saepudin ini,bisa kami ajukan untuk mengobati Putranya yang menderita bibir sumbing,”jelasnya.

Sebagai Kades tapi hanya sebagai Pejabat Sementara (PJS),Udin mengungkapkan rasa Ibanya kepada Keluarga Saepudin,semoga dengan adanya Bantuan Kemanusiaan dari Kedokteran Gigi Universitas Indonesia ini,bisa meringankan dan juga Sianak yang menderita bibir sumbing bisa Normal seperti layaknya.

“Saya merasa Iba dan Kasihan sehingga saya sangat berharap,semoga Anak sipenderita bibir sumbing ini ketika ditangani dengan cara Dibedah Oprasi bisa utuh seperti selayaknya,”pungkasnya.

(cepz).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *