Radar 24jam

Radar Nusantara Group

GMBI Distrik Lampung Utara Mengadakan Demonstrasi dan Mimbar Bebas 21 – 29 Oktober 2021 dengan isi Pernyataan Sikap

Lampung utara, Radar24jam.com

Dalam Menyambut Satu Tahun kepemimpinan Budi Utomo,, GMBI Distrik Lampung Utara mengadakan Demonstrasi dan Mimbar Bebas 21 – 29 Oktober 2021 dengan isi pernyataan sikap

PENYATAAN SIKAP

SALAM JABAT ERAT!!!
Di berbagai belahan dunia, korupsi selalu mendapatkan perhatian yang lebih dibandingkan dengantindak pidana lainnya. Fenomena ini dapat dimaklumi mengingat dampak negative yang ditimbulkan oleh tindak pidana ini. Dampak yang ditimbulkan dapat menyentuh berbagai bidang kehidupan.

Korupsi merupakan masalah serius, tindak pidana ini dapat membahayakan stabilitas dan keamanan masyarakat, membahayakan pembangunan sosial ekonomi, dan juga politik, serta dapat merusak nilai-nilai demokrasi dan moralitas karena lambat laun perbuatan ini seakan menjadi budaya.

Korupsi merupakan ancaman terhadap cita-cita menuju masyarakat adil dan makmur, Selama ini korupsi lebih banyak dimaklumi oleh berbagai pihak daripada memberantasnya, padahal tindak pidana korupsi adalah salah satu jenis kejahatan yang dapat menyentuh berbagai kepentingan yang menyangkut hak asasi, ideologi negara, perekonomian, keuangan negara, moral bangsa, dan sebagainya, yang merupakan perilaku jahat yang cenderung sulit untuk ditanggulangi.

Sulitnya penanggulangan tindak pidana korupsi terlihat dari banyak diputus bebasnya terdakwa kasus tindak pidana korupsi atau minimnya pidana yang ditanggung oleh terdakwa yang tidak sebanding dengan apa yang dilakukannya. Hal ini sangat merugikan negara dan menghambat pembangunan bangsa.

Jika ini terjadi secara terus – menerus dalam waktu yang lama, dapat meniadakan rasa keadilan dan rasa kepercayaan atas hukum dan peraturan perundang – undangan oleh warga negara.

Perasaaan tersebut memang telah terlihat semakin lama semakin menipis dan dapat dibuktikan dari banyaknya masyarakat yang ingin melakukan aksi main hakim sendiri kepada pelaku tindak pidana di dalam kehidupan masyarakat dengan mengatasnama-kan keadilan yang tidak dapat dicapai dari hukum, peraturan perundang-undangan, dan juga para penegak hukum di Indonesia, Korupsi menunjukan tantangan serius terhadap pembangunan. Di dalam dunia politik, korupsi mempersulit demokrasi dan tata pemerintahan yang baik (good governance) dengan cara menghancurkan proses formal.

Korupsi di pemilihan Umum dan di badan legislatif mengurangi akuntabilitas dan perwakilan di pembentukan kebijaksanaan ; korupsi di sistem pengadilan menghentikan ketertiban hukum ; dan korupsi di pemerintahan publik menghasilkan ketidakseimbangan dalam pelayanan masyarakat. Secara umum, korupsi mengkikis kemampuan institusi dari pemerintah, karena pengabaian prosedur, penyedotan sumber daya, dan pejabat diangkat atau dinaikan jabatan bukan karena prestasi.

Pada saat yang bersamaan, korupsi mempersulit legitimasi pemerintahan dan nilai demokrasi seperti kepercayaan dan toleransi seperti yg sama sama kita ketahui Lampung Utara pernah di Terpa Kasus Korupsi yg menjerat Mantan Bupati Agung Ilmu Mangku Negara, Ia didakwa menerima suap terkait dengan proyek-proyek melalui orang kepercayaannya, Raden Syahril, Mantan Kadis PUPR Lampung Utara Syahbuddin, dan Mantan Kepala Dinas Perdagangan Lampung Utara Wan Hendri.

Dan beberapa Waktu Lalu Adik Mantan Bupati juga ditetapkan sebagai tersangka. Atas dasar tersebut diatas maka pada hari ini kami Atas nama masyarakat Lampung Utara yang tergabung dalam Lembaga Swadaya Gerakan Masyarakat Bawah Indinesia (LSM-GMBI) Distrik Lampung Utara turun kejalan memberikan Kritik Konstruktif dalam 1 tahun Kepemimpinan Bapak H. Budi Utomo dalam memimpin Kabupaten Lampung Utara,

Serta menyuarakan Beberapa Permasalahan di PEMDA, DINAS PUPR, Dinas Pendidikan, Dinas Pelayanan Terpadu Satu Pintu, DP2KB, Dinas Inspektorat, Dinas Kesehatan, Kabupaten Lampung Utara Diantaranya : Enam orang Pejabat di Dinas PUPR yang terperiksa apa statusnya, dan Kepala Dinas PUPR harusnya juga ikut Terperiksa, Isu Setoran Proyek /Fee sebesar 20%, Dana PEN Ta 2021 diduga sudah ada Pemiliknya, Isu Proyek PL Ta 2021 sudah ada yang punya, Isu Adanya Mark Anggaran Berkisar 1 Milyar di BKKBN, Kabid Bina Marga.

Kegiatan ini adalah sebuah wujud kecintaan GMBI terhadap Lampung Utara”ujar ketua LSM GMBi distrik Lampung Utara.

(Angga ulda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *