Radar 24jam

Radar Nusantara Group

Pondok Pesantren Nurul Hufadz Wosu Di Resmikan

Morowali, Radar24ham.com
Acara peresmian pondok pesantren Nurul Hufadz Al- Khairaat serta Masjid Misratul Hafid Desa Wosu, di rangkaikan dengan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Pondok pesantren Nurul Hufadz Alkhairat di Desa Wosu, Kec. Bungku Barat, Kab. Morowali, Sulteng. Hari ini di resmikan oleh sekertaris daerah Kab. Morowali H. Muh. Djafar Hamid S.H. Selasa, 19/10/2021.

Nampak hadir di acara peresmian pondok pesantren Nurul Hufadz Alkhairat Anggota DPR RI Drs. Anwar Hafid M.SI, Ketua Anggota DPRD Kuswandi, Sekda H. Muh. Djafar Hamid S.H, Wakil Ketua I DPRD Kab. Morowali Syarifudin Hafid S.H, Wakil Ketua II DPRD Asgar Ali, Forkopimda, Pimpinan Pondok Pesantren Abdul Aziz, Camat Bungku Barat Jalaluddin S.H, Kades Wosu Ismail Rahman, dan tamu undangan lainnya.

Dalam laporan pimpinan pondok pesantren Nurul Hufadz sekaligus membawakan tausyiah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, ustad Abdul Aziz mengatakan, awalnya sebelum pondok pesantren di dirikan, dia bertanya kepada Anwar Hafid.

“Program Tahfidz ini di bangun apakah politik atau karena Allah, kalau politik saya mundur, dan kalau dengan jalan Allah maka mari kita lanjutkan. Tapi karena Allah maka jadi seperti ini pondok pesantren, saya mengurus 14 pondok pesantren yang ada di Indonesia salah satunya di Wosu ini dan sekarang sudah ada 7 anak yang hafalan Al-qur’an di pondok ini 30 juz, ada salah anak pondok atas nama Bella Juara 1 hafidz 30 juz tingkat Provinsi Sulawesi Tengah dan sekarang ikuti kejuaraan tingkat Nasional Tahfidz di Maluku, kata ustadz Abdul Aziz.”

“Mari kita belajar Al-qur’an, karena tuntutan umat islam dan mari kita jaga bersama pesantren ini, milik umat islam semua. Dan pesantren ini titipan Allah SWT tanamkan cara hidup Nabi kepada keluarga kita semua, di hari Maulid Nabi Muhammad SAW mulai hari ini dan seterusnya.” Ujarnya

Selaku pendiri pondok pesantren Nurul Hufadz Drs. Anwar Hafid M.SI, mengatakan pondok ini murni tidak ada unsur politik.

“Pondok ini sudah 7 tahun berdiri sejak di bangun pondok ini bukan milik saya akan tetapi milik kita semua, kalau semua penghafal Al-qur’an Morowali akan sejahtera bersama, saya berharap kepada pemda terkait vaksin, tidak usah takut-takut ini bukan apa, obat covid adalah hafalan Al-qur’an, ujarnya.

“Untuk di ketahui awalnya masyarakat ragu dengan pondok pesantren ini karena tidak ada Al- Khairaat dan saya katakan sampai hari ini, saya masih Ketua Komda Al- Khairaat Kab. Morowali. Jadi tidak usah ragu tentang pondok ini, pondok pesantren ini di bangun dengan bantuan pemda sebesar 1 Milyar. Sejahtera bersama itu tidak akan berhasil, jika hanya pemda saja yang laksanakan, akan tetapi harus bersama-sama kepada para Hafidz Al-qur’an ini, dan kita semua. Harapan kita bagaimana pendidikan agama yang di ajarkan kepada anak-anak kita semua agar menjadi Hafidz Al-qur’an.” Kata Anwar Hafid

Dan hari ini telah di resmikan pondok pesantren serta Masjid semoga bermanfaat bagi kita semua serta akan menghasil para penghafal Al-qur’an dan patut kita berbangga kepada pemerintah daerah atas dukungannya kepada anak-anak pesantren yang mau belajar ke Yaman.

Mewakili Bupati Morowali Drs. Taslim, yaitu Sekda H. Muh. Djafar Hamid S.H mengatakan, sampai hari ini Bupati terus memberikan dukungan terhadap pondok pesantren yang ada di Kab. Morowali.
(Rpdm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *