Radar 24jam

Radar Nusantara Group

LKBH Bara Perdana Sakti Merasa Dikhianati Oleh Suriyani

Aceh Singkil, Radar24jam.com –

Ketua LKBH(Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum) Bara Perdana Sakti, Hitler tumangger, S.H, sebagai pemegang kuasa terkait kasus pemukulan, Suriyani (Pr.penduduk pandan sari), merasa dikhianati oleh Suriyani. Pasalnya, Suriyani mengadakan perdamaian dengan yang diduga sebagai pelaku pemukulan, Heru Damanik (Asst.Afd.II PT.Socfindo,perk.Lae Butar),secara diam-diam yang tanpa memberitahu terhadap LKBH. Saya sebagai pemegang kuasa merasa dikhianati dan keberatan, dan ini akan saya bawa ke jalur hukum, ujar Hitler, Selasa(12/10/21), di Rimo.

Suriyani yang diduga di aniaya oleh Asisten Socfindo, Heru Damanik, beberapa hari yang lalu, menyampaikan ke media bahwa mereka telah berdamai. Suriyani juga mengatakan bahwa dirinya tidak ada dipukul Heru. Ini aneh ! Kata, Hitler.

“Awalnya saya kaget mendapat ada surat perdamaian yang tersebar di WhatsApp group, bahwa antara klien saya, Suriyani dan asisten Socfindo, Heru, sudah berdamai. saya melihat perdamaian ini kok seperti mendadak, sehingga saya selaku pendamping hukum sama sekali tidak dilibatkan. ada apa sebenarnya ini, dan siapa aktor dalam Perdamaian yang janggal ini?? Diduga ada pihak-pihak yang mengintimidasi agar Suriyani mau berdamai”, ucap Hitler, kecewa.

Ditambahkan Hitler , saya tidak melarang kedua belah pihak berdamai, namun secara aturan dan etika, saya sebagai pemegang kuasa berhak di beritahukan, baik dari pihak Polsek dan juga pihak desa. saya sangat kecewa secara pribadi dan lembaga. saya menilai ini merupakan suatu proses perdamaian yang kita anggap tidak sah terkesan dipaksakan, ini akan coba saya dalami jika klien saya nantinya bahwa didalam keterangan mereka terdapat intimidasi saya tidak akan segan segan menggugat pembatalan perdamaian tersebut. Tadi saya sudah coba komunikasi ke pihak klien saya namun mereka sampai sekarang tidak juga bisa tersambung. kuat dugaan saya, pasti ada sesuatu apa lagi saya melihat dari keterangan Singkil Vidio oleh Study, keterangan klien saya sangat berubah drastis, dan didalam Vidio tersebut Suryani menyampaikan tidak ada insiden pemukulan, namun bukti- bukti dan dokumen yg kita miliki sudah tidak sejalan dengan pengakuan awal pertama, ketika Suriyani di wawancarai media serta membuat surat kuasa.

Hal ini yang menjadi tabir yang harus kita buka dan ungkap ke media dan masyarakat, ada dugaan dilakukan intimidasi disini, dan jika itu terbukti ada tekanan terhadap klien saya, kami tidak akan segan-segan akan laporkan dan seret ini ke proses hukum sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku, tegas,Hitler Tumangger.(Ns)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *