Radar 24jam

Radar Nusantara Group

“Terkait Bantuan Sosial Tunai Yang Disinyalir Didesa Pasir Tenjo Bermasalah,DPMPD Kabupaten Pandeglang Akan Melakukan Pemanggilan”

Pandeglang, Radar24jam.com

Terkait pencairan Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementrian Sosial (Kemensos) Rebublik Indonesia (RI),seperti Dilansir dari suara rakyat21.com yang dicairkan hanya menggunakan surat keterangan domisili. Namun sayangnya, Bantuan tersebut diambil oleh orang lain selain keluarga penerima manfaat (KPM) yang terdaftar resmi di Kemensos RI,

Kejadian itu, terjadi di Desa Pasirtenjo Kecamatan Sindangresmi, Kabupaten Pandeglang – Banten. Dan hal itu sudah ramai dan menjadi perbincangan publik setelah di beritakan dibeberapa media.

Faktanya sangat jelas dan terjadi didepan mata. Pasalnya, Barkot tersebut berisikan keterangan Bantuan Sosial Tunai (BST) milik Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Namun hal itu juga, tiba – tiba disulap oleh Oknum perangkat Desa menjadi Surat Keterangan Domisili yang dipergunakan untuk sebagai tiket meraup uang bernilai ratusan ribu rupiah di Kantor Pos. Terkait hal tersebut, diduga terindikasi melakukan perbuatan yang melawan hukum dengan sengaja, serta diduga terjadi koorporasi.

Dimana telah diketahui, kejadian tersebut dilakukan tanpa sepengetahuan selaku penerima Bansos KPM atau pemilik yang Sah.

Ironisnya, perilaku tersebut dilakukan diluar aturan yang sebenarnya, dan itu berjalan dengan baik antara Oknum aparat Desa Pasirtenjo dengan pihak oknum juru bayar di Kantor Pos Pandeglang. 09/10/2021

Sementara itu, saat media ini mencoba menkonfirmasi kepada Kepala Dinas (Kadis) Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pandeglang Doni Hermawan ia mengatakan, ya ya ya, Hari Senin kami panggil pihak Desa Pasirtenjo.

“Ya ya ya, Hari Senin kami panggil pihak Desa Pasirtenjo,” Jawabnya

Lanjut kata Doni,” Kami sudah perintahkan ke Bidang Pemdes untuk panggil yang bersangkutan. Dan urusan BST itu Dinas lain yang menangan,” Tutup Kadis DPMD Kab. Pandeglang.(red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *