Radar 24jam

Radar Nusantara Group

Heboh, di Singkil Beredar Vidio hidung dan mulut Keluar Darah Diduga Karena Vaksin

Singkil, Radar24jam.com

Sebuah vidio beredar di tengah-tengah masyarakat khususnya di Kecamatan Singkil pada Rabu (6/10).

Vidio yang diambil dengan menggunakan telepon genggam itu menunjukkan seorang remaja yang diperkirakan masih pelajar SMA itu, sedang berada di dalam rumah dan dikerumuni kerabatnya.

Dari pembicaraan mereka ada di vidio, diduga remaja yang belum diketahui namanya itu mengalami pendarahan dari mulut dan hidung, setelah sebelumnya menjalani vaksin ke dua. Secara visual, hidung dan mulutnya terlihat memerah diduga sisa darah yang keluar.

“…vaksin aku dai. Imo, lako galang aku dai khapku ingus keluar.. (saya tadi vaksin…lalu, saat saya mau berbaring, saya kira ingus saya keluar..).” Demikian potongan kata remaja itu.

“En mo tanggoina dakhoh dai dah koi (inilah darahnya ditampung)”, kata seorang ibu sambil menunjukkan mangkuk berisi cairan merah diduga darah.

remaja tersebut ternyata berasal dari Desa Pemuka, Kecamatan Singkil, Kabupaten Aceh Singkil.

dia menerima Dosis vaksin Sinovac di SMAN Singkil Utara.
Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Aceh Singkil, Raja Maringin membenarkan kejadian itu.
“Memang benar video itu,” katanya, kemarin.

“Pada saat vaksinasi yang diselenggarakan Puskesmas Singkil Utara di SMA Singkil Utara, siswa ini tidak terus terang bahwa ada riwayat masalah dengan hidungnya.” 
Raja mengatakan, berdasarkan laporan medis, siswa tersebut mengalami pendarahan dari hidung disebabkan karena bakteri. 

Raja mengaku, tim pelaksana sebetulnya sempat melakukan observasi sebelum menyuntikan dosis Sinovac ke tubuh siswa tersebut.
“Kala itu tidak ada masalah, namun setelah 8 jam setelah divaksin, suhu tubuhnya naik sehingga mungkin mengeluarkan darah dari hidung atau semacam mimisan,” katanya.
Namun begitu, kata Raja, Dinas Kesehatan telah menangani remaja tersebut yang dilakukan oleh dokter THT RSUD Aceh Singkil hingga kondisinya sudah kembali membaik.

(Ns)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *