Radar 24jam

Radar Nusantara Group

Kosmetik Penjual Obat Keras Jenis “Tramadol” Bebas di JaBoDeTaBek ,Bagaimana Tindakan POLDA, BNN,dan BPOM???

Tramadol,Heximer,Dan Dextro,3 Jeni’s OBat tipe G Yang Harus dibeli dengan Resep Dokter, kini Seakan Bebas untuk didapatkan???

Jakarta,Radar24jam.com

Sungguh sangat di sesali bila generasi anak muda terancam dengan peredaran obat obatan keras seperti Tramadol,heximer,dan dextro beredar bebas di wilayah Jabotabek

Sebagian toko kecil kosmetik yang dengan bebasnya menjual tanpa ada ijin dari BPOM,banyak di jumpai di beberapa titik di wilayah Seperti Halnya Yang Ada di kota Bekasi,Jakarta,dan Depok.Tak hanya itu,para penjual yang berkedok kosmetik pun seakan tidak takut lagi dengan apa yang mereka jual,padahal yang mereka jual adalah salah satu obat obatan penenang yang bisa berdampak merusak generasi muda.

Dimanakah fungsi kepolisian dan para Dinas Kesehatan dalam hal tersebut?,khususnya di jajaran Polda,polres,Polsek ,yang seakan “Tutup Mata” dalam menindak peredaran obat obatan yang di katagori kan sebagai golongan obat berbahaya, bila di konsumsi secara ilegal di luar dari dosis Dokter.

Saat media Radar24jam.com menelusuri di salah satu toko kosmetik yang berada di jl.Raya rawa semut,dan Pengasinan Rawalumbu Kota Bekasi”, mendapatkan sedikit informasi dari penjual dan Sungguh ironisnya penjual Ingin menyuap Kami wartawan dengan uang 15 ribu,hahaha… Ternyata ada dugaan kurangnya Pengawasan,dan ketegasan dari kepolisian lah yang membuat mereka para penjual Segampangnya Ingin menyuap para kontrol sosial,dan seakan bisa tenang dalam menjual obat tersebut.

Seperti yang di utarakan oleh salah satu penjual…””saya cuma jual aja Bng, bos yang kordinasi ke “oknum” dan Kita punya group (A…Serumpun,A…Serantau,A…anak Agam,Dan R) sehingga saya bisa tenang jualan tramadol disini””ucap Al selaku penjual obat tramadol tersebut.

Supaya tidak terlalu terlihat ke warga sekitar,toko kosmetik pun membuat kotak shampo,dan obat batuk yang di duga kosong,untuk mengkelabuhi warga agar bisa berjualan dengan bebas.

Dari beredar nya toko kosmetik yang di duga ilegal tersebut,dimanakah tugas organisasi yang bermitra dengan Badan Narkotika Nasional (BNN)???? Seakan hanya sebatas pencitraan saja,tanpa bukti ke masyarakat untuk memerangi peredaran obat obatan berbahaya tersebut untuk di laporkan ke pihak kepolisian agar tidak menjadi pertanyaan bagi masyarakat awam.(Nov MARBUN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *