Radar 24jam

Radar Nusantara Group

Drs. Anwar Hafid M.SI Anggota DPR RI Komisi II Harapannya Dan Mengingatkan Mendesak Pemda Morowali Lanjutkan Pembangunan Kampus UNTAD II

Morowali, Radar24jam.com-
Ketika Drs. Anwar Hafid M.SI anggota DPR RI Komisi II yang di cegat sejumlah wartawan di Bandara Udara Maleo Morowali Desa Umbele, Kec. Bumi Raya, Kab. Morowali, Sulawesi Tengah. Rabu, 01/09/2021.
Kedatangan Anwar Hafid yang di dampingi oleh Wakil Ketua I DPRD Kab. Morowali H. Syarifudin S.H. Anggota DPR RI Komisi II Drs. H. Anwar Hafid M.SI menjelaskan awal pembangunan Kampus Untad II, pada saat saya jadi Bupati Morowali 10 tahun yang lalu kita sudah meletakkan dasar bahwa Morowali ini kalau mau maju harus kita fokus di sektor pendidikan, karena di mana-mana negara di dunia ini, sebuah negara atau sebuah daerah akan maju harus majukan pendidikannya. Ujar Drs. Anwar Hafid.

Mendesak pemda Kab. Morowali untuk melanjutkan pembangunan Kampus II Kab. Morowali Provinsi Sulawesi Tengah yang tak kunjung di lanjutkan oleh pemerintah daerah Kab. Morowali saat ini, anggota DPR RI Komisi II berharap pemda melanjutkan dan menganggarkan pembangunan Kampus Untad II tahun 2022 mendatang.

Untuk di ketahui sesuai penjelasan Drs. Anwar Hafid M.SI, pada saat saya menjadi Bupati Morowali, bersama tokoh-tokoh masyarakat untuk menghadirkan Kampus Untad II itu. Dengan tujuan sebenarnya hanya satu, bagaimana supaya kuliah anak-anak di Morowali tidak hanya di duduki oleh orang-orang yang mempunyai kemampuan, tetapi kuliah itu dapat di duduki oleh keluarga yang tidak mampu.

Satu-satunya jalan adalah kita beri fasilitas, yang kami berikan pada saat itu mereka di berikan bantuan pendidikan, yang kedua kami datangkan kampus di Morowali atas perjuangan yang cukup panjang sampai Kampus Untad memberikan Kampus II di Bumi Morowali.

Mulai saat itulah kami bangun gedung Kampus II, pertama pinjam kantor kemudian ada sedikit uang di bangun gedung Kampus II, kata Anwar.

“Mantan Bupati Morowali dua periode itu, saya sebagai putra daerah di Kab. Morowali sangat berharap pemerintah daerah peduli dan berusaha membangun pembangunan Kampus Untad II.”

Kampus Untad.II . Kabupaten. Morowali.

Anwar Hafid berharap bahwa Kampus Untad II Kab. Morowali suatu saat nanti akan menjelma menjadi sebuah Universitas di Bumi Morowali, tapi kalau kondisinya saya melihat dalam beberapa tahun terakhir akan semakin jauh yang pertama. Saya dengar kabar anak-anak kita semester enam (6) itu sudah harus di palu, pada hal dulu wisuda di Morowali. Yang kedua, kampus yang kita harapkan dulu itu bisa sudah selesai karena sudah di rancang bangunannya sudah jelas bisa menghasilkan lima atau tujuh prodi hadir di Morowali, baru kita bisa berdiri sendiri Universitas di Morowali itu sebenarnya tujuan kita. Jelas mantan Bupati dua periode itu.

Oleh karena itu, bukan untuk kepenting reziem tetapi untuk kepentingan rakyat, kalau pemerintah mengatakan sejahtera bersama, maka sejahtera bersama itu sesungguhnya dapat di wujudkan dalam dua hal bidang pendidikan dan bidang kesehatan.

Di bidang pendidikan siapa saja masyarakat yang mempunyai kemampuan untuk bisa sekolah sepanjang pemerintah daerah Kab. Morowali menyiapkan fasilitas itu. Jadi dalam membangun Kampus Untad II ini negara harus hadir di sini, dan ini sudah ada gedungnya, sudah di rintis tinggal di lanjutkan tidak susah melanjutkan ketimbang merintis.

” Apapun cara untuk melanjutkan pembangunan kampus II Universitas Tadulako (Untad) Kab. Morowali supaya anak-anak yang susah di Morowali bisa kuliah juga, jangan cuman orang kaya yang bisa merasakan kuliah, orang susah juga harus kuliah itulah tugas pemerintah.” Tegas Anwar.

Harapan dalam membangun gedung Untad II, murni APBD maka tentu sumber pembiayaan harus dari APBD, jadi saya sangat berharap kepada pemerintah daerah Kab. Morowali, bisa menjadi prioritas dan dapat menganggarkan di tahun 2022 mendatang jika pemerintah benar-benar ingin melihat Morowali kedepan akan maju, maka pendidikan yang harus pertama dan terutama di perhatikan.” Tutup anggota DPR RI komisi II Drs. Anwar Hafid M.SI

(Rpdm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *