Radar 24jam

Radar Nusantara Group

Aktor Kerusuhan….!!!Wadir CV. Adi Joyo Muncul Tiba tiba Disaat Terjadi Keos Di Tambang

Kediri,Radar24jam.com
Permusuhan yang tak ada ujung pangkal antara Direktur dan Wakil Direktur CV. Adi Joyo semakin meluas dan tak terarah tujuan nya. Perebutan kekuasaan di lokasi tambang yang berada di Parelor Kec Kunjang Kab Kediri berdampak pada sektor paling bawah.

Masayarakat sekitar yang juga karyawan di CV. Adi Joyo termakan kepentingan pribadi para petinggi CV yang mengakibatkan perseteruan yang melibatkan karyawan di dua kubu dan hampir saja adu “JOTOS”.

Dihubungi lewat telepon selulernya Bagus Setyo Nugroho mantan Wakil Direktur CV. Adi Joyo versi Kharim tidak merespon sama sekali. Saat media ini mencoba berkali kali telepone, dibiarkan berdering begitu saja tanpa ada jawaban.

Dilain pihak Kamituwo Pare lor Yitno saat di mintai keterangan terkait adanya peristiwa adu jotos antar karyawan CV Adi Joyo mengatakan”maaf mas, saya masih mendampingi verifikasi program bedah rumah”ujarnya

Sementara itu informasi yang diterimakan awak media dilapangan bahwa ini akibat ulah para pimpinan CV Adi Joyo yang bersitegang atas keabsahan kepemilikan lahan yang nota bene masih dalam sengketa. Sehingga mereka saling menggerakkan kekuatan lewat masyarakat sekitar yang juga sebagai karyawan CV. Adi Joyo.

Hal senada juga terucap dari salah seorang warga yang sempat ditemui awak media terkait peristiwa yang hampir saja adu jotos antar warga. Pihak menegemen Adi Joyo saling klaim kepemilikan akan lahan, sehingga dua belah pihak yang didukung warga sekitar ketika ingin melakukan aktifitasnya hampir saja adu jotos.

“Hampir saja terjadi adu jotos mas, untung saja tidak ada korban,” ungkapnya.

Dilain pihak AKP Rico. S saat dimintai keterangannya terkait permasalahan tersebut membenarkan, bahwa itu hanya adu mulut dan bisa diselesaikan.

“Ketika ada peristiwa tersebut kami terjunkan tim kelapangan dan permaslahan yang ada bisa diselesaikan dengan baik,” ucap AKP Rico.

Ditambahkannya, bahwa dalam kejadian tersebut tidak ada adu jotos hanya adu mulut. Setelah anggota terjun kelapangan mereka diajak duduk bersama kemudian mereka bubar.
” Hanya kesalah pahaman saja yang terjadi kemarin,” tegasnya.( Hans )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *