Radar 24jam

Radar Nusantara Group

Walikota Bekasi Rahmat Effendi Tegas Dalam Memantau Kartu Vaksinasi

Permintaan vaksinasi dari masyarakat saat ini sedang melonjak, hal tersebut terjadi karena adanya upaya program percepatan vaksinansi dan menjadi persyaratan ketika masyarakat hendak bepergian atau berkunjung diterapkan Pemerintah Pusat maupun Daerah. Fenomena ini membuat sebagian pengusaha percetakan memulai bisnis cetak kartu vaksin seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP)”

Bekasi,Radar24jam.com

Walikota Bekasi, Rahmat Effendi menyatakan hal ini tidak dibenarkan karena mencetak kartu vaksin hanya dilakukan institusi pemerintah dan masuk nya ke P-Care, Kamis (12/8/2021).

“Kartu vaksin itu kan dicetak institusi pemerintah karena masuknya dilacak atau p-care. Kita pun tidak menyarankan untuk dicetak warga,”ucap Rahmat Effendi usai rapat

Diapun mengaku baru mengetahui haal tersebut, dan akan lakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) terhadap pengusaha percetakan jika benar ada bisnis cetak kartu vaksin seperti KTP di Kota Bekasi.

“Saya baru mendengar ada kartu vaksin yang dicetak seperti KTP, tapi pasti nanti akan kita telusuri dan akan dilakukan sidak ke percetakan,”ujarnya

Seraya Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Tanti Rohilawati mengatakan, merupakan fenomena baru di masyarakat. Dirinya pun mengatakan, ini boleh dilakukan sebagai bukti sudah divaksin.

“Sebetulnya boleh dan sah-sah saja, karena itu merupakan tanda bukti kalau warga sudah divaksin dan lebih mudah untuk di bawa kemana pun,”kata Tanti Rohilawati.

Diapun menerangkan untuk kerahasian data warga yang sudah divaksin lalu dicetak seperti kartu tanda penduduk kembali lagi kepada individunya, digunakan untuk apa dan seharusnya tidak disebarluaskan karena menyangkut data privasi.(Nov)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *