Radar 24jam

Radar Nusantara Group

Drs Taslim Bupati Morowali Letakan Batu Pertama Pembangunan Taman Pantai Matano, Ketika Pembangunan Infrastruktur Rampung Tahun 2023 dan Menghidupkan Geliat UMKM

Morowali-Bungku, Radar24jam.com
Patut berbangga dengan adanya pembangunan infrastruktur pantai matano, Bupati Morowali Drs. Taslim. Selasa, 10/08/2021 telah meletakkan batu pertama bertanda di mulainya pembangunan. Dalam acara tersebut Bupati Morowali di dampingi Kadis Pekerjaan Umum Dan Penataan Ruang (PUPR) Daerah Kabupaten Morowali, Rustam Sabalio ST. MT, Camat Bungku Tengah Wirda Rosanti S.STP, MPA, Kadis Naker Trans Drs. Abdul Rahman Toppo dan Kepala DPMPTSP, Drs. Yusman Mahbub M.SI beserta jajaran OPD Lingkup Pemkab Kabupaten Morowali.

Dalam penataan pantai matano di bangun 7 zona dengan luas kurang lebih 4 hektar. Pekerjaan di rencanakan akan rampung pada tahun 2023, dengan total anggaran sebesar 41 milyar rupiah. Adapun pekerjaan tahap pertama di mulai pada agustus hingga desember 2021. Dengan menyerap biaya 8 milyar rupiah.
“Bupati Morowali Drs. Taslim sesuai arahannya pantai matano harus mempertimbangkan unsur estetikanya, sehingga tempat ini akan menjadi destinasi wisata terbaik khususnya untuk Morowali bahkan Sulawesi Tengah”, ujar Rustam Sabalio dalam laporannya.

Drs. Taslim menyebutkan bahwa esensi pembangunan infrastruktur dengan bagaimana menghidupkan geliat UMKM di Kabupaten Morowali. Menurut Bupati adanya pembangun harus memberikan dampang positif bagi pelaku UMKM agar dapat mendorong perkembangan masyarakat.

“Lebih jelas kawasan ini di bangun sebagai tujuan kawasan wisata jangan melihat berapa besarnya, mari memandang secara utuh yang kita lihat apa yang kita capai, ingin menyentuh semua, sehingga visi sejahtera bersama dapat kita raih”, ucap Taslim.

“Kemudian jangan di anggap remeh, bahwa pembangun ekonomi mikro itu mudah, justru itu membutuhkan biaya besar teman ini hanya sebagai jembatan saja untuk mengembangkan UMKM masyarakat. Iya harus di kemas dengan menarik untuk mendatangkan banyak orang inilah pembangun yang ingin kita gapai bukan hanya sekedar gedung besar tetapi tidak memberikan efek ekonomi”

Drs. Taslim lebih jauh menguraikan bahwa pembangun ekonomi mikro harus sejalan dengan dukungan seluruh elemen, sehingga terjadi sinergitas antara pimpinan, aparat pemerintahan juga masyarakat. Untuk ikut serta mendorong pembangunan ekonomi melalui peningkatan kapasitas SDM. Para pelaku usaha perseotangan maupun usaha milik desa di seluruh wilayah di Kabupaten Morowali. Guna mewujudkan visi pemerintah yakni sejahtera bersama.

“Mari kita bersama sama bersinergi dalam rangka meningkatkan PAD kita manfaatkan semua fasilitas, tingkatkan SDM kita sehingga kita tidak tergeser dengan persaingan di tengah gempuran globalisasi.

“Lanjut di butuhkan kesiapan masyarakat agar dampak ekonomi dapat terdorong, kades, camat dan lurah. Persiapan SDM diharapkan dapat berbuat berbagai macam pelatihan mari kita wujudkan kota Bungku sebagai kota dagang dan jasa. Semua elemen harus bergerak jangan ada yang diam dan tidur, semua bumdes di gerakan jangan sampai kita hanya menjadi penonton di tempat ini. Kita butuh dukungan seluruh pemerintah, kecamatan, kelurahan dan masyarakat untuk menjaga lingkungan, tutup Taslim.


(Rpdm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *