Radar 24jam

Radar Nusantara Group

Penanganan Dan Penanggulangan Covid 19 Di Bumi Raya Dan Witaponda. Bupati Morowali Drs. Taslim Evaluasi

Morowali, Radar24jam.com
Bupati Morowali Drs. Taslim menjelaskan bahwa pertemuan yang di gelar dalam rangka mengendalikan serta menekan laju penularan covid 19, sebab tingginya angka terkonfirmasi positif covid 19 di Morowali, terjadi di kecamatan Bumi Raya dan Wita Ponda.
Secara tegas Drs. Taslim menginstruksikan kepada seluruh elemen masyarakat untuk dapat bergerak, sinergi dalam memerangi wabah covid 19.

“Di mulai dari kesadaran masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan kepala desa, BPD, kepala puskesmas, pendeta, mangku, pandita, terkhusus ASN, TNI, Polri, semua di gaji oleh rakyat, paling tidak menerima honor, sebagai tanggung jawab kita untuk membantu dan mendorong masyarakat agar di siplin menerapkan prokes, ujar Taslim.

Kemudian lebih jauh Taslim menambahkan, pemerintah daerah membutuhkan dukungan dari seluruh masyaraka t untuk terus menjaga kesehatan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan di setiap kegiatan yang di laksanakan. Situasi ini menuntut adanya langkah dan gerak cepat dengan berbagia program penanganan untuk menekan penyebaran covid 19 demi kesehatan dan keselamatan bersama.

Dalam rangka pengendalian pencegahan wabah covid 19, bupati Morowali Drs. Taslim melakukan pertemuan di kecamatan Bumi Raya, Wita Ponda. Selasa, 03/08/2021.
Pertemuan tersebut di hadiri oleh asisten I bidang pemerintahan dan kesra Ir. Rizal Badudin, asisten II bidang perekonomian dan pembangunan Faruk Djibran SH, asisten III bidang administrasi umum Husban Launu S.P. M.Si, kadis kesehatan Ashar Ma’ruf SE. M.Si, kabag kesra Drs. H. Moh. Nur Taha, camat Bumi Raya Abdul Malik Hafid SH.I. M.Si, camat Wita Ponda Nasron S. Sos, Danramil, Kapolsek, para Kepala KUA, Kades sekecamatan Bumi Raya, Wita Ponda, para kepala puskesmas, para kepala BPD, Imam, pendeta, mangku, dan pandita.

Di ketahui data sebaran covid 19 kabupaten Morowali hingga 2 Agustus 2021, jumlah kasus terkonfirmasi positif mencapai 1.802 orang dan aktif sejumlah 448 orang sementara jumlah kasus sembuh sebanyak 1.314 orang, serta jumlah kasus meninggal dunia 40 orang.

“Kepada camat dan para kepala desa tolong imbau warganya jika kegiatan yang sifatnya mengumpulkan banyak orang tidak begitu penting, di hentikan dulu. Sebab penanganan pandemi covid 19 telah menjadi salah satu tugas utama yang kita prioritaskan dalam penyelenggaran pembangunan daerah, untuk mewujudkan Morowali sejahtera bersama. Tutup Taslim.


(Rpdm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *