Radar 24jam

Radar Nusantara Group

OKNUM ANGGOTA POLISI MENEMBAK MASYARAKAT

Sorong Selatan, Radar24jam.com

Nikolas Kemerai (46 Thn) berdomisili di Kampung Bariat Kabupaten Sorong Selatan Papua Barat, Pada Bulan desember 2020. Nikolas diberikan minuman cap tikus (CT) sebanyak 20 liter oleh Oknum Anggota Polisi berinisial OD untuk pake minum-minum di bulan desember, dengan balasanya adalah Nikolas kemerai harus berikan OD kayu besi 2pohon.


Pada hari selasa tanggal 20 juli 2021 OD diberikan kayu 2 pohon untuk ditebang sebagai alat barter 20 liter CT. namun ada keluarga Nikolas Kemerai yang menghalangi operator saat menebang kayu,operator langsung melapor kepada Majikannya OD yang sebagai Polisi dan juga berbisnis Kayu secara illegal. 


″OD marah dan pergi ke rumah Nikolas pada hari kamis tanggal 20 juli 2021 jam 4 sore OD mengunakan Pakian preman dan memegang senjata laras panjang sampai di rumahnya Nikolas, OD memanggil Nikolas dengan suara keras Nikolas menjawab “Ia kaka” langsung OD menendang Nikolas sebanyak 3 kali dan Nikolas Jatuh ke tanah OD dalam keadaan Miras dan menembak Nikolas Sebanyak 5 kali tembakan jarak OD dan Nikolas Hanya 1 meter Namun Nikolas Lompat-lompat sehingga tidak kena Peluru. Ketika pelurunya habis OD mengambil Parang dan mau memotong Nikolas,akhirnya Nikolas melarikan diri ke hutan-hutan.’’penjelasannya kepada media ini pada,senin 27/7/2021:║5.36 wit.

Sebagai saksi di lapangan yaitu Adrianus Kemerai sebagai kepala Kampung dan juga beberapa keluarga lainya. 3 butir peluru di amankan oleh Pihak reskrim sebagai barang bukti dan 2 buah peluru di ambil sebagai barang bukti dari keluarga Korban. Pihak keluarga sangat menyesal terhadap tindakan OD yang membabi buta terhadap Nikolas,Keluarga Berharap Kapolres Sorong selatan secepatnya tuntaskan masalah ini dengan cepat dan tegas terhadap onkum polisi tersebut.


‴ Bila perlu dipecat sebab tindakan dan aksi yang dilakukan oleh oknum polisi OD sangat berbahaya dan pastinya akan begitu terus terhadap masyarakatnya yang seharusny ia ayomi.’’bebernya pihak korban.


‴ Kami rasa masih banyak anggota polisi yang paham betul tugasnya dan menjalankan tugasnya dengan profesonal, oleh sebab itu sekali lagi kami pihak korban minta dengan hormat, dan sebagai manusia yang serupa dan segambar dengan Allah, kami minta supaya oknum polisi tersebut diberi sangsi secepatnya.”Harapnya.
(Alex)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *