Radar 24jam

Radar Nusantara Group

SMK Dr. Soetomo Surabaya, Mengajak Siswa Baru Untuk Turut Peduli Di Masa Sulit

Surabaya, Radar24jam.com
Guna mengikuti arahan Bapak Presiden Jokowi untuk turun membantu yang lagi kesulitan,SMK Dr.Soetomo Surabaya berkolaborasi dengan Bonek sememi dan Tribun kidul,ikut meringankan beban orang-orang yang tengah menjalani isolasi mandiri terutama yang tinggal di kamar kontrakan untuk memenuhi kebutuhan pangan. Langkah ini dilakukan sejak pandemi Covid-19 atau diberlakukannya PPKM darurat.

“Gimana mau bisa isoman (isolasi mandiri) kalau tidak ada yang menyuplai makanan dan Vitamin,” ujar Sinyo Devara,Koordinator Bonek Tribun Kidul,Jumat (16/7/2021).

Bersama tribun kidul,bonek sememi dan Siswa Siswi baru dari SMK Dr.Soetomo surabaya (SMEKDORS), menggalang dana untuk kebutuhan yang sedang isolasi mandiri. Ia juga menyediakan makanan dan vitamin buat orang-orang yang melakukan isolasi mandiri. 

Sinyo juga berharap ini semua cepat membaik untuk indonesiaku
Cepat pulih indonesiaku
Cepat bangkit indonesiaku
Cepat kembali normal negeriku tercinta.

Semoga dan sangat berharap jangan ada PPKM Darurat Jilid II. Saya melihat dan merasakan langsung bagaimana rakyat yang mendapatkan gaji harian untuk menghidupi keluarganya tapi sekarang di rumahkan.Ujar Sinyo.

Sementara itu Kepala SMK Dr.Soetomo surabaya Juliantono Hadi,SE,ST,M.si. Mengatakan Saat PPKM Darurat,Smekdors memperluas bantuan. Ia membuat pengumuman di media sosial. Bagi masyarakat di surabaya yang menjalani isolasi mandiri dan memerlukan makanan serta asupan vitamin, bisa menghubungi Smekdors atau tribun kidul.

“Gratis untuk yang isolasi mandiri. Kami antarkan langsung lewat teman-teman,” kata anton.

Untuk mendapatkan bantuan dari Smekdors dan tribun kidul ini, warga tidak harus melampirkan Hasil PCR Positif.pokok posisi lagi insoman di rumah diberikan, kalo yang misalnya asrama haji kan sudah diurusi pemkot, kita sisir yang di rumah karena gak dapat tempat isoman.ujar anton.

Untuk titik Lokasi yang bagi-bagi nasi gratis, stand tetap di ketintang, warung kopi Wong Jowo,selain itu sekarang sistemnya keliling kota, dan bonek sememi sudah turun ikut bersama-sama partisipasi.Pemesanan cukup mengetik Nama, Alamat Lengkap, dan tidak perlu menunjukkan hasil PCR Positif.

Kendala yang dihadapi dalam menjalankan bantuan bagi warga yang tengah isolasi mandiri ini adalah membeli wadah plastik. PPKM Darurat membuat toko yang menyediakan bahan-bahan tutup.

Hambatan lainnya adalah ongkos kirim yang mahal kalau jarak pengiriman jauh. Dia bersyukur kegiatan bagi nasi serta vitamin ini mulai ada yang membantu.

“Awalnya (berasal dari) dana tabungan pribadi dan kas tribun kidul, tapi untuk sekarang sudah ada yang sedikit-sedikit membantu,” tutur Sinyo.

Kepala Smekdors Juliantono juga mengapresiasi langkah Siswa siswi barunya yang berkolaborasi dengan tribun kidul. menurutnya, di tengah situasi tingginya kasus harian COVID-19 perlu adanya sebuah kolaborasi yang tangguh dari seluruh masyarakat.

“Di masa-masa seperti inilah kita tunjukkan bahwa kita adalah bangsa yang tangguh dan kuat. Bangsa yang diisi masyarakat dengan kepedulian tinggi, saling membantu. Kita harus bergotong royong agar kita bisa segera pulih dan bangkit dari pandemi ini,” tambah Anton.[Hans]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *