Radar 24jam

Radar Nusantara Group

Ashar Ma’ruf SE, M.SI Kadis Kesehatan Kab. Morowali Bagikan 500 Buku Berantas Penyakit Masyarakat Sehat (Taspen Maket) Di 4 Desa Kec. Bumi Raya Kab. Morowali.

Morowali, radar24jam.com


“Dalam rangka mengsukseskan berantas penyakit masyarakat sehat (Taspen Maket), Kepala Dinas Kesehatan Kab. Morowali Ashar Ma’ruf SE.MSI menjelaskan kepada awak media. Sabtu, 19/06/2021.

“Hari ini saya sudah louching, gagasan atau inovasi untuk menginplementasikan, yang disebut berantas penyakit masyarakat sehat atau taspen maket. Dan desa yang menjadi tuan rumah pelaksanaan berantas penyakit masyarakat sehat.

  1. Desa Limbo Makmur
  2. Lambelu
  3. Pebatae
  4. Umbele.
    Tentu tak lepas dari kades Sudarjo dalam lounching proyek perubahan taspen maket yang di laksanakan di desanya. Yang menjadi latar belakang atau inovasi ini adalah saya mencoba melihat begitu banyak kasus penyakit yang di sebabkan oleh penyakit tidak menular, contohnya penyakit hipertensi, dan penyakit gula”.

Lanjut Ashar Ma’ruf SE.MSI tujuan taspen maket, saya mencoba membuat buku sehat seperti yang di sampaikan oleh Bupati Morowali Drs. Taslim dan saya berterima kasih yang begitu sangat mendukung.

Lounching proyek perubahan taspen maket yang dilaksanakan di Desa Limbo Makmur Kec. Bumi Raya, Kab. Morowali, Sulwesi Tengah. Merupakan tahapan seluruh rangkaian dalam rangka mengikuti pelatihan kepemimpinan nasional ke-7 tahun 2021.
Dan menyetujui dari program tersebut sehingga saya bisa meneruskan nanti kegiatan ini.

Pada tahun 2020 dengan melihat kasus-kasus kematian itu untuk hipertensi sendiri sejumlah 70 orang kasus meninggal dan 49 orang kasus, dan ini mendasari dengan besarnya tinggi kasus kematian akibat penyakit tidak menular dan kemudian di sebabkan pola perilaku hidup masyarakat yang tidak sesuai dengan standar kesehatan,” jelas Ashar.

Buku ini nanti disetiap keluarga ada dimiliki dan melalui buku ini ada pendidikan kesehatan dikeluarga, sehingga angka sakit dari penyakit tidak menular ini dapat diturunkan, tahapan pendidikan ini hanya satu dan ini suatu gagasan kita dalam posisi pendidikan, dimana dalam proses pendidikan itu, kita diwajibkan peserta harus aktif membuat satu inovasi atas masalah masing-masing OPD nya itu sendiri.

Kemudian ada yang memberikan bantuan tempat sampah dan ini nanti akan disebar dilokus, mereka gunakan sebagai mana tidak membuang sampah sembarang tempat. Tempat sampah tersebut dari PT. IMIP

Dalam lounching tersebut dihadiri oleh Bupati Morowali Drs. Taslim, Camat Bumi Raya, para Kades, Sekdes, serta Kepala OPD Pemda Kab. Morowali, para kader dan masyarakat Limbo Makmur, Lambelu, Pebatae, Umbele serta insan pers.

Dari Dinas Kesahatan itu yang bertanggung jawab kesehatan masyarakat, dengan melihat masalah sehingga ini saya angkat menjadi proyek perubahan (taspen maket) dan saya untuk dukungan dari perusahaan PT. IMIP mereka membantu lounching dan saya mencetak buku dan dibagi oleh teman-teman kader di masing-masing masyarakat 4 desa di Kec. Bumi Raya. Red. Tutup.
(Rpdm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *