Radar 24jam

Radar Nusantara Group

MENGAKU WARTAWAN MEDIA ONLEN DISERGAP JAJARAN POLERES JEMBER JAWA TIMUR MEMERAS TAMU HOTEL BELASAN JUTA RUPIAH

JEMBER, radar24jam.com

Nama baik wartawan kembali tercoreng oleh orang yang mengaku sebagai wartawan namun tidak menjalankan aktivitas jurnalistik, melainkan melakukan pemerasan.

mengaku berprofesi sebagai wartawan media online dan berhasil ditangkap Polisi karena diduga memeras sasaran korbannya hingga Rp. 17 Juta rupiah.

Wakapolres Jember Kompol. Kadek Ary Mahardika, S.H, S.I.K, M.H menjelaskan kepada wartawan RADAR METRO NET bahwa peristiwa dugaan pemerasan terjadi di dua TKP yaitu di pinggir jalan Pasar Sumberejo Kecamatan Wuluhan, dan Depan Masjid Hidayahtullah Kecamatan Jenggawah, jember jatim.

“Sementara dari hasil pengembangan pemeriksaan diketahui masih ada nama tersangka lain yang identitasnya sudah kita kantongi yakni AG dan SS yang diduga turut serta dalam tindak pidana pemerasan tersebut dan masih dalam pengejaran petugas.

Masih Kadek, kedua tersangka dilaporkan korban karena diduga melakukan pemerasan yang dilakukannya dengan mengaku berprofesi sebagai wartawan.

Kronologinya, saat pertemuan dengan korban, tersangka MA meminta imbalan uang senilai Rp. 17 Juta Rupiah karena pelaku mengetahui perihal kejadian korban berdua dalam mobil keluar dari Hotel Beringin. “Imbalan itu ditujukan agar perbuatan korban tidak diekspose di media,” ungkapnya.

“Untuk melancarkan aksinya, kedua pelaku berbagi peran. Tersangka ME berperan mencari sasaran korban. Sementara MA yang mengancam dengan permintaan imbalan uang. Dan keduanya sama-sama menerima uang dari korban,” tambahnya.

Adapun barang bukti yang diamankan Polisi dalam kasus tersebut di antaranya Satu Unit Mobil Escudo, 3 Unit Ponsel, Uang tunai Rp. 2 Juta Rupiah, Dua Kartu ID Card Wartawan Media Online Expresi atas nama kedua tersangka.

Atas tindakan mereka, oleh Penyidik pelaku disangkakan dengan pasal 368 KUHP tentang pemerasan. “Ancamannya, hukuman pidana penjara paling lama 9 tahun. Pelaku masih dalam proses penyidikan, Saat ini Kami terus melakukan pendalaman terhadap kasusnya”, tegasnya.

BAMBANG SUGIHARTO ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *