Radar 24jam

Radar Nusantara Group

Masyarakat Minta Polda Riau Tangkap Pelaku Pungli di Pasar Panam

Pekanbaru Riau, radar24jam.com

Sesuai intruksi Kapolri kepada seluruh jajarannya di wilayah untuk menindak aksi premanisme dan pelaku kejahatan konvensional lainnya yang meresahkan masyarakat. Mengingat,hal tersebut menjadi atensi dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

“Kalau belum action juga saya selaku Kapolri yang akan tegur, ini juga bagian dari program Harkamtibmas di program Presisi yang harus ditindaklanjuti oleh seluruh anggota dan jajaran di lapangan,” kata Kapolri dalam keterangan tertulisnya, Jumat (11/6).

“Kapolri menekankan,mengenai hal tersebut, Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto dan Kapolda harus segera bergerak cepat untuk melakukan tindakan-tindakan tegas kepada pelaku kejahatan.

“Semua Polda dan Kabareskrim untuk merespon cepat dan ambil langkah-langkah apabila ada pengaduan dari masyarakat terkait gangguan kriminalitas yang dilakukan para preman, pelaku curas dan tukang palak dan peras,dan para pelaku kejahatan konvensional lainnya utk segera diberantas habis,” ujar eks Kapolda Banten itu.

Pucuk dicinta ulam tiba,Hal inilah yang dinanti nantikan Pedagang pasar baru panam, khususnya Polda Riau dan jajarannya untuk menangkap pelaku pungli dipasar baru panam sesuai intruksi Kapolri tersebut,

“Beberapa orang pedagang pasar panam saat di temui awak media menuturkan,” Kami sudah bertahun-tahun lamanya jadi korban pemerasan oknum yang mengaku sebagai pemilik pasar baru panam ini,dugaan pemerasan ini sudah banyak dilansir di media online, bahkan walikota pekanbaru sudah melarang oknum yang mengaku pemilik Pasar ini agar  menghentikan aktivitas punglinya itu, seperti yang dilansir beberapa Media online dengan judul ada pungli di pasar panam

“Pelaku pungli ini cukup lihai didalam melakukan aksinya, modusnya adalah mengunakan Karcis “ilegal “serupa tetapi tidak sama dengan karcis retrebusi yang di gunakan petugas Disperindag untuk memungut retrebusi kepada kami (pedagang red),selain itu dia juga memakai baju seragan layaknya seperti petugas (DISPERINDAK) yang sedang bertugas memungut retrebusi di pasar tersebut. 

“Beberapa orang  pedagang  pasar Baru panam kelurahan Tuah karya kecamatan Tampan saat di jumpai wartawan baru baru ini mengeluhkan prilaku oknum pungli ini,”setiap hari kami di mintai uang oleh oknum ini,ketika di tanya uang apa namanya ,? justru dia (oknum ini) membentak kami sambil mengatakan,kalau ga bayar,kamu ga boleh jualan dipasar ini,harus bayar,kalau ga mau bayar dagangganmu saya buang,kata pedagang menirukan ancaman oknum pungli ini. 

“Dugaan pungli ini sudah dilaporkan secara tertulis ke Polresta Pekan baru dan ke Polda Riau (06 Maret 2014) oleh pedagang,namun sampai saat ini belum ada tindaklanjutnya,pedagang berharap kepada pihak kepolisian menangkap pelaku pungli ini karena sudah  sanggat meresahkan. 

“Adapun daftar Pungli yang diduga di lakukan oknum ini bervariasi diantaranya: sewa lapak di pingir jalan dan didalam los Pasar tersebut ada Rp 3 juta sampai Rp.7 juta setiap tahunnya,sedangkan setiap harinya oknum ini mengunakan Karcis “ilegal” memungut retribusi kepada pedagang dengan dalih uang kebersihan dan uang retrebusi dan lainnya. 

Hasil penelusuran tim media dilapangan, dinas perhubungan kota pekanbaru beberapa tahun lalu  memasang Rambu rambu larangan parkir dijalan budidaya,sayangnya rambu rambu tersebut diduga di buang, parkir liar di jalan Budi daya samping Pasar tesebut semangkin merajalela,akibatnya terjadi kemacetan bagi penguna jalan menuju kantor lurah Tuah karya,jukir liar ini saat di konfirmasi  mengaku stor kepada oknum pungli ini juga, demikian informasi yang didapat dilapangan,untuk bukti karcis dan bukti surat pengaduan pedagang tersebut ada pada Tim media ini.(kumbang RN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *