Radar 24jam

Radar Nusantara Group

Statement Ketua DPRD Lingga Ajang Mencari Panggung mendapat tanggapan Seorang Tokoh Pemuda

LINGGA (Kepri), radar24jam.com

Setelah selesai heriing bersama ketua  komisi I DPRD lingga pada Rabu (09/06/2021) di gedung DPRD  , terkait  pemutusan kontrak kerja terhadap ratusan Pegawai tidak tetap (PTT) dan tenaga harian lepas (THL) oleh orang nomor satu di lingga. Statement  ketua DPRD kabupaten lingga , provinsi Kepulauan Riau ,yang menyebut ketua komisi I  ajang mencari panggung,  mendapat tanggapan dari salah seorang tokoh pemuda  Trifranto atau yang akrab di sapa (jang tinggi). 

Timbulnya kontroversi maslah ini terjadi setelah Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lingga menarik Surat penetapan jadwal dengar pendapat bersama Badan Kepegawaian daerah (BKD) lingga dan sejumlah PTT dan THL yang di putuskan hubungan kerja yang diduga sepihak.

Dengan terbitnya beberapa pemberitan di media online, tentang  Ketua DPRD lingga Ahmad Nashiruddin yang mengatakan statement  Roni Kurniawan, Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Lingga, hanya ngawur atau hanya asal bicara tanpa melihat fakta sebenarnya dan hanya terkesan cari panggung.

Menanggapi hal itu , salah seorang tokoh pemuda yang peduli dengan nasib para saudaranya yang di berhentikan. Trifranto atau yang akrab di sapa (Jang tinggi) angkat bicara menanggapi hal itu,  melalui telpon seluler mengatakan kepada wartawan.

Sebenarnya saya tidak ada kepentingan dengan masalah ini ,  karena  hati nurani saya terpanggil dan merasa peduli terhadap  nasib  saudara- Saudara saya yang  di berhentikan dari Pekerjaan nya tanpa memberikan alasan. Untuk itu saya pergi menemui wakil rakyat di kantor DPRD dan kami di terima dengan baik dengan mengisi buku tamu tujuannya untuk mencari kejelasan tentang pemberhentian Saudara saya para THL dan PTT.

“Saya berterima kasih kepada ketua komisi I DPRD lingga Roni Kurniawan , sebagai wakil rakyat yang sudah peduli dan sudah memberikan kesempatan kepada saudara kami yang pada waktu itu merasa kesal karena  merasa di bohong oleh Safarudin dan armia yang menjanjikan akan menyelesaikan masalah ini dengan komisi I DPRD,  untuk melakukan rapat dengar pendapat (RDP) bersama dengan BKD” jelasnya.

Lebih lanjut di tambahkan nya , pada waktu itu Roni Kurniawan sudah menghubungi ketua DPRD untuk meminta izin , namun belasan kali handphone nya tidak aktif. Seharusnya ketua DPRD Ahmad Nashiruddin berterimakasih kepada ketua komisi I DPRD Roni Kurniawan ,wakil ketua DPRD Aziz Martindaz dan  beberapa anggota   DPRD. Trizwanda Luthfi dan Said Agus Marli. Karena beliau sudah mengambil sikap untuk menyelamatkan gedung DPRD  dari amukan masa para THL dan PTT beserta orang tuanya yang pada waktu itu merasa kesal karena Anaknya yang sudah mengabdi belasan tahun di pemkab lingga.  Jadi saya sampaikan kalau wakil rakyat yang membuat keputusan pada waktu itu bukan ajang mencari panggung seperti statement yang di buat ketua DPRD.

“Seharusnya ketua DPRD memberikan support dan berterimakasih kepada ketua Komisi I DPRD ,karena  Sikap yang di ambil Roni Kurniawan adalah langkah yang tepat pada waktu itu sebagai wakil rakyat untuk melakukan herring bersama kami untuk mencari solusi penyelesaian masalah ,bukan untuk memperkeruh masalah ” tutup Trifranto atau jang.

(Mhmd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *