Radar 24jam

Radar Nusantara Group

TOKE SAWIT TEWAS DI KAPAK ANGGOTA KERJA NYA “AIR SUSU DIBALAS AIR TUBA”

Labura, radar24jam.com

Merasa sakithati sering di caci maki timbulah rasa dendam membara seakan akan tidak lagi punya harga diri timbulah niat untuk membalas dendam  melakukan pembunuhan  itulah yang dialami Rtd sitompul (38)warga dusun sei. Apung desa sei. Apung kecamatan Kualuhhilir yang sehariharinya sebagai pekerja bongkar muat sawit.RTD Sitompul nekad mengabisi nyawa toke sawit (Majikannya)tempat pelaku bekerja dengan sebilah kapak  siam .

Menurut impormasi (keterangan) warga setempat peristiwa pembunuhan tragis ini terjadi selasa 01/juni.2021 sekitar pukul 23.25wib. 

Kejadian berlangsung dikediaman (didalam ruang tamu rumah korban Bd pardede (49)  disaat peristiwa terjadi korban berada didalam rumah.

Kemudian tersangka (Rdt sitompul) datang kerumah korban dengan sebilah kapak ditangan dan mengetuk ngetuk pintu rumah..memanggil korban untuk mempertanyakan apa maksud kata-  kata yang diucapkan korban. Namun korban tidak keluar. Langsung pelaku mendobrak pintu melihat korban ada didalam rumah  selanjutnya pelaku mengayunkan kapak ketubuh korban sehingga tidak berdaya bersimbah darah dengan luka cukup serius di bagian tubuh korban. 

 Mendengar ada suara jeritan dan minta tolong warga  pun terus berdatangan berusaha untuk memberikan pertolongan kepada  korban untuk membawa ke Bundes setempat terdekat namun nyawa korban tidak dapat tertolong akibat diduga korban kehabisan darah.Korban pun di bawa pulang kembali kerumah nya oleh keluarga dan warga.

Sementara pelaku Rtd sitompul menyerahkan diri kerumah kepala Dusun Sei apung untuk memprtanggung jawab kan perbuatan nya.

Selanjutnya  Pelaku  malam itu juga diamankan dan diserahkan kepihak berwajib Ke Mapolsek Kualuh Hilir oleh Kepala Desa Sei Apung   guna penyelidikan lebih lanjut .

Konfirmasi medya  kepada Kepala Desa Sei apung Marben Manik Membenar kan “kejadian pembunuhan di Dusun Sei apung Pada senin malam sekitar pukul 23/25 wib. Korban adalah BD Pardede (49)  (alias Batak Arab)toke sawit dan pelakunya anggota kerja nya sendiri.

Menurut keterangan Kepala Dusun sei apung beberapa jam setelah kejadian Pelaku menyerah kan diri di rumah saya.

Dan Kami langsung menelepon Mapolsek Kualuh hilir untuk datang dan membawa pelaku guna mempertanggung jawab kn perbuatanya .

Pihak keluarga Almarhum Menapis tanggapan netizen yg beredar menilai bahwa almarhum seorang” rentenir” adalah tidak benar ,ucap seorang  Adik Ipar almarhum ,kepada awak medya ini di kediaman almarhum (9/6)dikediamannya.

Dia juga mengatakan bawa Almarhum adalah seorang tokeh sawit ,sebagai Tokeh sawit sudah hal biasa tempat meminjam para pekebun langganannya,ujarnya.

Lebih lanjut dia menuturkan bawa almarhum adalah orang yang baik bermasyarakat dan pemurah serta sering menyumbang terhadap kepentingan umum  terutama di desa ini,Kami sangat merasa kehilangan atas wafatnya almarhum,ucapnya dengan wajah sedih.

Begitu juga kepada  Sitompul sebagai bongkar muat  sejak setahun yang lalu  diberikan rumah untuk tempat tinggal,anaknya dibuat sebagai tatausaha pembelian sawit dirumah serta disekolahkan ,Inilah rupanya yang disebut Air susu dibalas Air tuba  ucapnya.

Ketika wartawan konfirmasi kepada Kapolsek Kualuh Ledong AKP  Krisnat Indarto Napitupulu melalui telefon selulernya mengatakan terduga Pelaku  telah kita amankan dan dalam penyidikan ,dalam waktu dekat rekonstruksi mungkin digelar dipolres ,ucap Kapolsek.(Facundus)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *