Radar 24jam

Radar Nusantara Group

Kontraktor CV.Cipta Karya Menyetop Pembangunan Stadion Mini terkait Belum ada Penyelesaian

Muratara, radar24jam.com

Pekerja penimbunan tanah di lahan pembangunan stadion mini atau gedung olahraga (GOR). Nampak pembangunan stadion mini atau gedung olahraga (GOR), yang berada di kawasan kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muratara (1/5/21), Kelurahan Rupit Kecamatan Rupit Kabupaten Muratara Prov.Sum-Sel. harus terhenti.

Terhentinya pengerjaan tersebut lantaran belum adanya penyelesaikan pembayaran yang dilakukan oleh perusahaan pemenang tender.

Dimana Stadion sepak bola tersebut, merupakan bantuan Pemprov Sumsel yang bersumber dari Corporate Social Responsibility (CSR) PT Bukit Asam (Persero) Tbk. Pembangunan sudah mulai dikerjakan setelah peletakan batu pertama oleh Gubernur Sumsel pada 12 September 2020 yang lalu.

Kontraktor CV Cipta Muratara, Yudi Apriyansah mengatakan pihaknya sengaja menghentikan aktivitas pembangunan stadion mini tersebut, lantaran ada permasalahan yang belum juga diselesaikan oleh perusahaan pemenang tender.

“Kami sebagai vendor mendapatkan kontrak sebesar 1,2 milyar, untuk melakukan penimbunan lokasi yang akan dibangun stadion mini. Tetapi setelah pengerjaan pembayaran yang di lakukan perusahaan pemenang tender tidak full,”jelasnya, kemarin.

Ia mengatakan pihaknya telah melakukan pengerjaan penimbunan atau urukan tanah sebanyak 15.680 meter kubik (m3), di atas lahan rawa yang akan dilaksanakan pembangunan stadion mini tersebut.

Karena belum ada kejelasan dari pihak perusahaan, dirinya lantas melakukan pemortalan akses jalan menuju stadion, dan menghentikan pengerjaan aktivitas proyek tersebut hingga ada penyelesaian dari pihak perusahaan.

“Kami sengaja memortal jalan masuk kendaraan dan menghentikan pengerjaan proyek tersebut, karena pekerja mau kita bayar, alat berat juga mesti di bayar, mobil pengangkut tanah juga minta bayaran, jadi kita bingung karena pembayaran belum juga dibayar secara penuh oleh perusahaan tersebut. sedangkan sekarang perusahaan sudah menunjuk vendor lain untuk melakukan penimbunan,”bebernya.

Ia mengatakan sudah melakukan laporan ke Pemkab Muratara mengenai masalah tersebut, dan pihaknya juga akan segera melakukan laporan ke tipikor Polres Muratara, untuk menyelesaikan permasalahan dengan perusahaan tersebut.

Jurnalis:A.Rahman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *