Radar 24jam

Radar Nusantara Group

Sempat Cekcok, Giat Penembokan Lanjutan Di Batas Tanah yang Bersengketa

Lombok Tengah, radar24jam.com

Sempat cekcok dan telah terjadi penghalangan pada saat Giat Penembokan lanjutan di Batas Tanah yang bersengketa di Dusun Mengkudu Desa Landah Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah.

Pada hari selasa tanggal 25 Mei 2021 sekitar pukul 09.00 wita telah terjadi penghalangan pada saat Giat Penembokan lanjutan di Batas Tanah yang bersengketa di Dusun Mengkudu Desa Landah Kecamatan Praya Timur dimana giat penembokan dimulai pada hari Sabtu tanggal 22 Mei 2021 dibatas tanah obyek yang disengketakan oleh Kimbang alias H. Husniati dengan Zaenal Dkk.

“Penembokan lanjutan yang dilakukan oleh pihak Kimbang tersebut dihalangi oleh pihak Zaenal dimana lokasi yang akan dilakukan penembokan yaitu batas dibelakang rumah Zaenal Dkk yang terdapat gang sehingga pihak Zaenal meminta agar penembokan dilakukan diluar gang sehingga dibagian belakang rumah Zaenal Dkk tidak terlalu sempit. Namun pihak KIMBANG mengklaim bahwa batas tanah miliknya tepat berada disebelah timur gang rabat beton disebelah barat perumahan Zaenal dkk sehingga terjadi cekcok karena perbedaan kemauan kedua belah pihak,” ucap Kapolsek Praya Timur, IPTU Dami.

Mendapatkan informasi, pihaknya sekitar pukul 10.00 wita pihak kepolisian Sektor Praya Timur menuju ke TKP dan memberikan himbaun.

“Pihaknya tiba dilokasi langsung mrmberikan himbauan terhadap kedua belah pihak untuk menyelesaikan permasalahan dengan cara baik – baik agar tidak timbul permasalahan yang baru,” jelasnya.

Pada himbauan tersebut dihadiri oleh IPDA KT Ardana Kanit Sabhara Sektor Praya Timur, ada AIPDA Suhadi PS. Kanit Reskrim Sektor Praya Timur, AIPTU arry Teguh Siswanto PS. KASPKT II. Hadir juga AIPDA Lalu Sahwin, Bhabinkamtibmas Desa Landah, Amak Habibi Ketua BKD Desa Landah, H. Lukman Kadus Mengkudu serta Pihak Zaenal diwakili AMAQ Linda, Pihak Kimbang Diwakili Hasanudin.

Setelah diberikan himbauan dan pemahaman kedua belah pihak, lanjut mendapat kesepakatan bersama yaitu:

– Gang rabat beton yang berada disebelah barat rumah Zaenal Dkk yang semula masuk ditanah milik Kimbang yang panjangnya sekitar 60 meter dengan lebar sekira 1 meter dibagi dua dimana sebelumnya rencana penembokan disebelah timur gang rabat beton bergeser kesebelah barat ditengah gang rabat beton,

– Pihak Zaenal meminta dan disetujui oleh pihak Kimbang agar tidak terjadi permasalahan dikemudian hari agar pada saat penembokan supaya dibuatkan lubang saluran pembuangan air selokan untuk memasang pipa nantinya yg menuju sungai.

“Kegiatan penembokan dilanjutkan diawali dengan penunjukan batas batas oleh kedua belah pihak dan melakukan penebangan pohon yang menghalangi pembuatan tembok tersebut,” tandasnya.

Kegiatan penembokan tetap berlangsung dan berjalan dengan aman, lancar serta situasi yang kondusif. Apabila ada perkembangan akan dilaporkan,” tutup.

(Rsl). 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *