Radar 24jam

Radar Nusantara Group

PETANI PLASMA DESA TEBING KERANGAN MINTA KEPADA PEMERINTAH DAERAH MEMBANTU POLEMIK INI

MELAWI(KALBAR), radar24jam.com

Perwakilan Petani Plasma Mitra PT.SMS Desa Tebing Kerangan Kecamatan Nanga Pinoh Kabupaten Melawi mendesak pengurus Koperasi untuk segera melaksanakan RAT.(Rapat Akhir Tahunan ) ungkap Siyat kepada wartawan Senin 17 mei 2021 di kediamannya. 

Siyat menyampaikan semenjak koperasi berdiri hingga saat ini Pengurus Koperasi Petani Plasma sama sekali belum pernah mengundang kami selaku anggota untuk  mengadakan RAT inikan sangat lucu dan bertentangan dengan AD/ART Koperasi. 

Begitu juga apa yang disampaikan oleh perwakilan Petani Plasma Dusun Nuguk menyampaikan hal yang sama anggota petani Plasma Dusun Nuguk selama ini masih ragu dengan keberadaan Koperasi sebab selama ini sama sekali tidak ada melaksanakan ( Rapat Anggota),setahu saya rapat anggota RAT adalah rohnya Koperasi untuk mengetahui sehat atau tidaknya satu Koperasi tersebut. 

Akibat tidak ada keterbukaan antara pengurus Koperasi dengan anggota sehingga berakibat kepada sistim bagi hasil antara pihak perusahaan mitra terhadap angota petani plasma di Desa Tebing Kerangan.

Seharusnya petani selaku anggota mengetahui seberapa banyak hutang masing masing anggota serta berapa banyak biaya yang dikeluarkan untuk perawatan serta berapa banyak hasil di setiap panen ungkap salah satu anggota koperasi yang ber inisial ( A) tersebut. 

Untuk itu jika pengus Koperasi Mitra PT.SMS beserta pihak managemen Plasma tidak segera mengadakan RAT kami Petani Plasma Dusun Otak dan Dusun Nuguk akan menarik kembali lahan yang sudah di sepakati untuk bermitra kepada pihak perkebunan PT.SMS dengan pola kemitraan 80-20/8-2 tersebut. Sebab kami bermitra ingin mendapatkan hasil dan memperbaiki tarap hidup bukan hanya untuk menguntungkan satu pihak.

Namun seiring berjalanya waktu kemitraan inti plasma terus menuai Polemik bagi masyarakat petani pasalnya pembagian tersebut belum sesuai dengan apa yang di harapkan masyarakat.

Kami juga minta kepada Pemerintah Melalui Dis Panbun Kabupaten Melawi agar bisa membantu polemik antara petani Plasma dengan pihak mitra yaitu PT.SMS agar polemik tersebut bisa terselesaikan. Ucap Siat dan A. 

SUPARDI N

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *