Radar 24jam

Radar Nusantara Group

Inspektorat Kab. Lingga Diminta Segera Audit Manajemen Kantor Desa Tanjung Kelit

Lingga, radar24jam.com

Kepri – Inspektorat Kabupaten Lingga diminta segera audit manajemen Kantor Desa Tanjung Kelit, Kec. Bakung Serumpun, Kab. Lingga, Kepulauan Riau (Kepri), Sabtu (3/3/2021).

Pesan melalui whatsapp yang masuk ke handphone awak media pada hari Kamis (1/4/2021), merupakan informasi yang menyebutkan seputar dugaan “penyimpangan” terkait pembangunan serta pengadaan barang di Desa Tanjung Kelit, Kec. Bakung Serumpun, Kab. Lingga, Provinsi Kepri.

Menurut narasumber, yang juga seorang tokoh dari kaum muda yang enggan disebutkan namanya, pada Kamis (1/4/2021), melalui telepon selulernya mengatakan, bahwa pada tahun anggaran 2020 lalu, di dalam APBDes, konon ada kegiatan pengadaan kursi sebanyak 200 (dua ratus) unit. Namun realisasinya hanya sekitar 150 unit, ungkapnya.

Lebih lanjut dikatakan, “Pembangunan Posyandu, sampai per-hari Kamis (1/4/2021) masih belum tuntas. Padahal saat ini sudah bulan April 2021,” ungkapnya heran.

Di akhir penjelasan, narasumber menyampaikan keheranannya. “Saya heran, tahun anggaran 2020 sudah berlalu. Menurut kami orang awam ini, per 31 Desember 2020 adalah batas melakukan kegiatan pada tahun anggaran yang bersangkutan. Namun kenyataannya, sampai hari ini, Kamis (1/4/2021), kegiatan pembangunan Posyandu tersebut masih berjalan dan belum kelir.

Begitu juga dengan pengadaan kursi sebanyak 200 (dua ratus) unit, realisasinya cuma kisaran 150 (seratus lima puluh) unit. Namun sepertinya itu hal yang biasa-biasa saja,” imbuhnya.

Masih dipertanyakan kepada narasumber, tentang harapan apa yang ingin disampaikan kepada publik? Dengan tegas Ia mengatakan, “Sekiranya persoalan ini adalah suatu kesalahan sesuai prosedur ataupun undang-undang, maka kami masyarakat berharap agar pihak-pihak berkompeten segera menindaklanjuntinya kepada penegakkan supremasi hukum.”

Sangat disayangkan. Mursidi, selaku Pjs. Kepala Desa Tanjung Kelit, pada Kamis (1/4/21) yang dihubungi melalui telepon selulernya ke nomor : 0812-6642-XXXX, meski nada terdengar tersambung, namun nomor yang dituju sedang tidak dapat menerima panggilan. Dan hingga berita ini dinaikan masih belum bisa dihubungi. (DL/Sltn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *