Radar 24jam

Radar Nusantara Group

WAKIL BUPATI SEBUT. KAB . MOROWALI POTENSI BESAR PEREDARAN NARKOBA , DENGAN LETAK GEOGRAFISNYA.

Morowali, radar24jam.com

Morowali: ” Work shop penguatan kapasitas kepada Insan Media untuk mendukung Kota Tanggap Ancaman Narkoba” Kegiatan yang berlangsung di Warkop .A & R Depan Taman Kota fonuansingko Desa Bente , Kec Bungku Tengah.Kab. Morowali .Propinsi Sulawesi Tengah. Rabu 31/03/2021
Yang di hadiri oleh Wakil Bupati Morowali .DR. Najamudin.S.ag. Spd.M.pd, Kepala BNNK Morowali AKBP. Mulyadi. SH. Dan Ketua Gerakan Anti Narkoba Nasional ( GANN)Morowali, Saleh, Kabid kominfo .Sadeli Karim .ST dan Sejumlah Wartawan dan Insan Media.

Wakil Bupati Morowali DR Najamudin.S.ag.Spd.M.pd . Mengatakan, Morowali merupakan Daerah Industri yang maju pesat dengan jumlah pekerja .38.000 .orang di tambah TKA ( Tenaga Kerja Asing). Sekitar 6000 orang khusus di kawasan Industri PT. IMIP ( Indonesia Morowali Industri Part).
Penjelasan yang di sampaikan Wakil Bupati bahwa Peredaran Narkotika di Kab. Morowali , Sangat Potensi Besar Peredarannya karena letak geografisnya, sangat luas Wilayah Kab. Morowali, masih kurang petugas, baik jalur darat maupun jalur laut.

Morowali merupakan jalur bebas, mulai dari jalur darat, jalur udara, jalur laut sangat mudah masuk di Morowali untuk peredarannya, sangat potensi secara ekonomi, karena jumlah manusia yang begitu banyak dengan terbukanya tambang di daerah Industri, sehingga dengan mudah para pengedar masuk di Morowali.

Untuk kedepannya di butuhkan sinergitas dan peran media dalam mengedukasi masyarakat, memutus mata rantai, peredaran, pencegahan serta penyalagunaan narkotika.
Sangat memprihatinkan terkait SDM ( Sumber Daya Manusia) masyarakat yang tergolong rendah ekonominya dan mudah tergiur bisnis narkoba. Sangat Penting dan butuh sinergtas media.
Dalam memutus mata rantai peredaran , penyalagunaan serta pencegahan Narkoba.

” Kepala Badan Narkotika Nasional Kab. Morowali AKBP Mulyadi. SH ,menjelaskan bahwa Worshop hari ini di harapkan dapat membangun sinergitas dengan insan media.
Mendukung kota tanggap ancaman narkoba di Kab. Morowali, Lebih lanjut Kepala BNNK menyampaikan keterbatasan anggaran , melakukan penindakan dan pencegahan., untuk anggaran BNNK Morowali hanya Rp. 50 juta, sehingga program BNNK Morowali sangat terbatas.

Anggaran sangat penting dalam program penanganan, pencegahan , peredaran, penyalagunaan narkotika serta rehabilitasi. Ujarnya.

Dan beberapa masukan atau usulan Insan Media yang hadir dalam Workshop, jadi acuan untuk bahan laporan.ke Bupati Morowal agar kedepannya bisa berjalan dengan baik.

Dan sebagai penutup. Kepala BNNK , Punya wacana program Desa Bersinar ( Desa Bebas Narkoba ), sehingga beban BNNK bisa ringan dari sisi anggaran , dari sejumlah Desa di Morowali dapat menganggarkan untuk acara sosialisasi BNNK.(Rpd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *