Radar 24jam

Radar Nusantara Group

Seorang Honorer Renggiang Terima Santunan Kecelakaan Kerja Sekitar 139 Jt

Belitung Timur (Manggar), radar24jam.com

BPJS Ketenagakerjaan serahkan santunan klaim kecelakaan kerja meninggal dunia atas nama Anindia Pratiwi. Anindia merupakan pegawai honorer Puskesmas Simpang Renggiang yang meninggal saat kecelakaan lalu lintas beberapa waktu lalu.

Penyerahan santunan secara simbolis oleh Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Wilayah Bangka Belitung, Agus Theodorus PM,  kepada Sekretaris Daerah Belitung Timur, Ikhwan Fachrozi, di Kantor Bupati Beltim, Kamis (25/3/2021).  Santunan senilai Rp 139.761.000 itu selanjutnya akan diserahkan kepada ahli waris.

Pemkab Beltim sudah bekerja sama dengan BPJS Ketenagakerjaan sejak Juli 2019 lalu. Seluruh pegawai honorer di Pemkab Beltim ikuti Program Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian BPJS Ketenagakerjaan.

“Semua pegawai Pemkab Beltim ikut di dua program itu, tapi ada juga yang ikut program lainnya. Kalau di BPJS Ketenagakerjaan sebenarnya ada 4 program, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja, Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun,” jelas Agus.

Lebih lanjut Agus terangkan untuk menjadi peserta BPJS Ketanagakerjaan, setiap bulannya para pegawai hanya membayar iuran Rp 16.800. Para pegawai sudah bisa menikmati perlindungan seperti jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian.

Sementara Sekda Beltim, Ikhwan Fahrozi sampaikan  dengan bergabung di BPJS Ketenagakerjaan banyak manfaat yang dapat dirasakan dan kemudahan proses klaim.

“Ini klaim yang ke dua atau ke tiga, kalau tidak salah. Klaimnya sangat mudah, sangat cepat dan tidak berbelit-belit. Satu bulan lebih sudah bisa diproses,” ujar Ikhwan.

Sekda Ikhwan mengatakan dengan bergabung di BPJS Ketenagakerjaan, para pegawai honorer Pemkab Beltim punya jaminan sosial layaknya PNS. Pemkab bahkan sudah mengalokasikan tambahan untuk pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi pegawai honorer.

 “Kami menghimbau kepada seluruh jajaran di luar ASN agar dapat ikut serta di BPJS Ketenagakerjaan. Jadi bukan hanya ikut yang dua tadi program tapi bisa ikut program jaminan hari tua dan pensiun,” ajak Ikhwan. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *