Radar 24jam

Radar Nusantara Group

DANA BOS DI SUNAT.

Halmahera Selatan, radar24jam.com

Labuha Tanggal 25/03/2021. Radar24jam Bantuan operasional sekolah yg selanjutnya disingkat BOS adalah program pemerintah pusat untuk penyediaan pendanaan biaya operasi non personalia bagi satuan pendidikan dasar dan menengah.

sistem data pokok pendidikan dasar dan menengah yang selanjutnya disebut Dapodik adalah suatu sistem pendataan yang di berikan oleh kementerian pendidikan dan kebudayaan yang memuat data satuan pendidikan peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan.

Substansi pendidikan yang datanya bersumber dari satuan pendidikan dasar dan menengah Pentunjuk teknis bantuan operasional sekolah diatur dalam peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan nomor 1 tahun 2018, yang mana mengatur tentang tujuan,sasaran,waktu dan pengelolaan Bos.
Olehnya itu ,Gerakan pemuda marhaenis kecamatan gane barat mengamati penggunaan dana bantuan operasional sekolah di Halmahera selatan, khususnya kecamatan gane barat masih jauh dari prinsip dan kaidah yang berlaku.

” jelas dalam permendikbut No 1 tahun 2018 bahwa satuan biaya BOS yang diterima oleh SD sebesar RP. 800.000 Per 1 peserta didik, SMP sebesar Rp. 1.000.000, SMA sebesar Rp. 1.400.000 dan SDLB/SMPLB/SMALB/SLB sebesar Rp. 2.000.000 pes satu peserta didik dalam satu tahu anggaran.
GPM sangat menyayangkan persoalan yg diberitakan disalah satu media online bahwa laporan dana Bantuan operasional sekolah di Kab. halmahera selatan dikerjakan oleh oknum staf di dinas pendidikan halmahera selatan yang menurut kami menduga bahwa persolan ini tidak hanya sebatas masalah siapa yang mengerjakan laporan,akan tetapi persoalan ini tentu ada master main dan ini hanya bagian kecil yg terjadi dilingkup dinas pendidikan Halmahera selatan” Ungkap salah satu anggota GPM Gane Barat

“Gerakan pemudah marhaenis Kec. Gane barat menduga biaya pembuatan laporan bos yg dibayar per sementer antara kisaran 1 juta sampai 5 juta seperti yg diberitakan disalah satu median online, ada pemangkasan anggaran dana Bos yg dilakukan oleh oknum kepalah sekolah atau bisa saja ada permainan data siswa dengan tujuan agar sekolah tersebut mendapatkan dana bos yg lebih besar guna memenuhi keingin oknum oknum terkait yang berkepentingan untuk menikmatinya”

“Olehnya itu PAC GPM gane barat akan berkonsultasi dengan DPC dan DPD Gerakan pemudah Marhaenis Maluku Utara guna membahas persoalan ini dan akan melakukan aksi guna meminta penegak Hukum untuk membentuk tim investigasi untuk melakukan audit terkait dana BOS di Halmahera selatan secara keseluruhan”

Dan Selanjutnya Radar24jam Saat konfirmasi beberapa Kepala Sekolah Dasar dan Menegah lewat via masenjer namun tidak ada Respon.

Dan pada saat itu pula Radar24jam saat konfirmasi dengan Sekertaris Dinas pendidikan Kabupaten Halmahera Selatan lewat via Japri Watsap.

“Dana Bos tidak ada pemangkasan dan
Laporan dana Bos harus di kerjakan oleh kepala Sekolah dan pertanggung jawabannya oleh kepala sekolah, atau bendahara Bendahara Sekolah Dinas Hanya sebatas pendampingan ke sekolah, Tetapi banyak kepala sekolah yg tidak mau repot, Dan Kepala sekolah meninta bantuan Kepada Staf Dinas untuk kerjakan, artinya itu di sudah di Luar Dinas, Dan itu hanya Kepala Sekolah dan Staf tersebut” Ungkap Sekertaris Dinas pendidikan (Umar Iskandar Alam)

“Bos tahun 2021 naik dari 900.000 naik menjadi 1.060.000 Untuk SD dan SMP dari 1.100.000 naik menjadi 1.340.000.” Tambahnya.(Saha)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *