Radar 24jam

Radar Nusantara Group

Ketua PKK Dairi Menjadi Pembicara Utama Di Acara Sharing Session Manajemen Keuangan Rumah Tangga

Dairi, radar24jam.com

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Dairi Ny. Romy Mariani Eddy Berutu menjadi Pembicara Utama (Key Note Speaker) dalam acara sharing session manajemen keuangan rumah tangga yang diadakan oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Sidikalang pada Selasa (16/3/2021) yang dilakukan secara virtual. 

Dalam penyampaian materinya, Romi mengatakan, ada 3 hal utama dalam pengelolaan keuangan rumah tangga yakni input, proses dan output.

Komponen kedua dalam menata keuangan RT adalah  proses dalam merancang peruntukan uang penghasilan tersebut. Dalam hal ini yang perlu diperhatikan adalah antara kebutuhan versus keinginan. Dalam proses tersebut sangat diperlukan komunikasi antara suami dan istri untuk menentukan berapa persen alokasi antara kebutuhan utama sehari hari vs tabungan atau investasi. “Tidak ada patokan resmi ,karena masing masing rumah tangga berbeda beda jumlah penghasilan dan kebutuhannya,” jelas Romy.

Beberapa konsultan keuangan menyaranakan  dari 100 % penghasilan disisihkan 10 -20 % untuk tabungan. Yang perlu diingat, tujuan merancang keuangan rumah tangga adalah untuk kebahagian keluarga agar tidak menemukan masalah keuangan di kemudian hari. Romy Mariani mengatakan jangan sampai terjadi besar pasak daripada tiang. Salah satu hal yang dapat menghindari penggunaan uang diluar kebutuhan adalah dengan menyimpan uang di “bawah bantal”. Inklusi keuangan atau pemanfaatan layanan produk2 perbankan dan asuransi masih rendah dibanding negara negara tetangga seperti  Thailand 82 %, Malasya 85 %, Singapura 98 %.

Di Kabupaten Dairi inklusi keuangan masih rendah, terlihat masih sedikitnya menggunakan layanan perbankan dan masih banyak menggunankan uang cash dan juga ketersediana ATM masih terbatas. Melihat keadaan ini Pemerintah Kabupaten Dairi diutarakan Beliau saat ini menggalakan cashless society, dengan menghimbau para pegiat UMKM melakukan transaksi noncash dengan menggunakan Qriss sehingga masyarakat diarahkan untuk menabung dan melakukan pembayaran lewat handphone sehingga uang yang ada masuk ke dalam sistem keuangan yang akan di putar untuk menggerakkan ekonomi dalam masyarakat.

Selanjutnya, komponen ketiga adalah Output yakni penggunan uang penghasilan dalam rumah tangga seperti untuk kebutuhan utama (Prioritas) yakni belanja dapur, listrik ,gas uang sekolah anak. Kebutuhan lainnya adalah emergency yakni keadaan yang diluar kontrol kita seperti kecelakaan ,kesehatan ,kematian. “Untuk kesehatan pergunakan layanan BPJS yang sangat murah preminya karna mendapatkan subsidi dari pemerintah atau asuransi swasta seperti asuransi jiwa ,kesehatan dan kecelakaan di sarankan agar membeli asuransi itu sedini mungkin saat usia muda agar premi/iuran murah,” ungkap Romy Mariani.

Romy Mariani mengatakan, perempuan saat ini sudah ikut mengambil bagian dalam ekonomi rumah tangga. Seperti juga contohnya partonun di Silalahi dan kegiatan yang dilakukan PKK oleh pokja 2 PKK yakni UP2K ( Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga) yang bisa lebih digerakan / tingkatkan lagi pada saat pandemi covid. 

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala KPPN Sidikalang Nova Juliana Sianturi, Narasumber dari penulis buku Keluarga Muslim Cerdas Yuria Pratiwhi Cleopatra, Anggota PKK dan Dharma Wanita Kabupaten Dairi, Kabupaten Pakpak Bharat dan Kabupaten Karo yang ikut melalui virtual.(r_kb)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *