Radar 24jam

Radar Nusantara Group

Warga Penanggiran Tewas di Tangan Tetangga Sendiri

Gunung Megang, radar24jam.com

Warga Penanggiran Tewas di Tangan Tetangga SendiriWarga dusun III Desa Penanggiran Aan Saputra bin Sudirman (34) Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muara Enim, tewas mengenaskan usai mendapat dua tusukan oleh Haryono bin Herman (25) yang tak lain tetangganya sendiri.
Informasi yang dihimpun, peristiwa berdarah ini berawal saat korban mendatangi rumah tersangka sambil membawa pisau yang telah terhunus di tangan sebelah kanannya.
Saat berada di depan rumah pelaku, korban menanyakan mengapa pelaku hendak membunuh ibu korban. Merasa heran atas tuduhan tersebut, pelaku pun menjawab jika dirinya tidak ingin melakukan hal tersebut.
Tanpa disangka, korban langsung mengayunkan sebilah pisau ke arah bagian dada pelaku. Namun tangan korban yang memegang pisau tersebut berhasil ditangkap pelaku dan pisau tersebut berhasil direbut oleh pelaku.
Pelaku pun selanjutnya menusukkan pisau itu ke bagian punggung sebelah kiri korban, di bawah belikat sebanyak satu liang dan ke pinggang sebelah kanan bagian belakang sebanyak satu liang.
Mendapat dua tusukan itu, korban pun tersungkur ke tanah dan tersandar ke pagar tembok dan meninggal dunia di TKP tersebut. Sementara pelaku langsung melarikan diri ke arah kebun di Desa Penanggiran.
Mendapat informasi adanya peristiwa pembunuhan dari masyarakat, tim TRABAZZ yang dipimpin Kapolsek Gunung Megang dan kanit Reskrim IPDA Subagio langsung mendatangi loksi untuk melakukan olah TKP.
Polisi kemudian mengevakuasi korban dan membawanya ke Puskesmas Gunung Megang untuk dilakukan visum, selanjutnya diantar ke rumah duka.
Kapolres Muara Enim AKBP Danny Sianipar melalui Kapolsek Gunung Megang AKP Herli Setiawan, saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut.
“Benar kita menerima laporan dari masyarakat adanya tindak pidana pembunuhan, dan tim Trabazz Polsek Gunung Megang langsung melakukan penyelidikan dan olah TKP pada jam 16.00 wib terkait hal tersebut,” ungkapnya, Selasa (9/3/2021) pada media ini.
Setelah selesai dari TKP dan mengumpulkan keterangan dari para saksi, tim Trabazz mendapatkan informasi jika pelaku tersebut melarikan diri dan bersembunyi di pondok kebun orang tuanya di Desa Penanggiran yang berjarak sekitar tiga kilometer dari rumah pelaku tersebut.
“Kemudian tim Trabazz langsung menuju lokasi yang dimaksud. Setelah dilakukan pengepungan, pelaku akhirnya bisa diamankan dan dibawa ke Mapolsek Gunung Megang,”pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *