Radar 24jam

Radar Nusantara Group

SMP Negeri 4 Gringsing Membuka Kelas Agama

Kab.Batang, radar24jam.com

SMP Negeri 4 Gringsing Kabupaten Batang,Jawa Tengah merupakan sekolah negeri yang berada di paling timur kabupaten Batang, Letaknya berbatasan langsung dengan Kabupaten Kendal.Tidak heran siswanya banyak yang berasal dari kabupaten Kendal, karena siswanya yang heterogen ada 

beberapa kendala yang dihadapinya, diantaranya perbedaan adat istiadat, sosial budaya, keadaan ekonomi dan lain sebagainya. Sebenarnya lingkungan masyarakat di sekitar SMP Negeri 4 Gringsing termasuk lingkungan yang agamis dengan banyaknya pondok pesantren, madrasah diniyah dan majlis taklim yang ada disekitarnya. Walaupun berada di lingkungan yang agamis banyak siswa yang belum dapat menjalankan syariat islam sebagaimana mestinya.

Oleh karena itu SMP Negeri 4 Gringsing di bawah pimpinan Heru Setiadi, S.Pd, M.Si atau selaku kepala sekolah,dengan dukungan dari komite dan tokoh masyarakat di sekitar sekolah mulai tahun pelajaran 2020/2021 membuka kelas agama, dengan harapan siswa-siswinya akan lebih antusias, bersemangat dan tertarik untuk lebih mendalami Islam dan menerapkannya dalam kehidupansehari-hari.

Saat diwawancarai Radar Nusantara Heru Setiadi memaparkan,” Adapun materi yang diajarkan di kelas agama meliputi : fiqih, akidah akhlak,BTA, Kaligrafi, bahasa Arab dan ada tambahan tahlil dan dhiba’an. Pengampu/pengajar kelas agama selain guru dari SMP negeri 4 Gringsing juga mendatangkan pengajar dari luar yang berasal dari tokoh masyarakat,”ungkapnya.

“Alhamdulillah tahun pertama antusiasme masyarakat sangat baik sekali dan mendukung program-program yang dicanangkan sekolah,”Imbuh Heru Setiadi.

Heru Setiadi menambahkan,”Dengan adanya kerjasama yang solid antara kepala sekolah, guru, komite dan tokoh masyarakat, pembelajaran di kelas agama sudah bisa dilaksanakan walaupun masih ada beberapa kendala, diantaranya : diberlakukannya pembelajaran secara daring dan pembatasan kegiatan masyarakat menyebabkan pembelajaran kelas agama tidak bisa dilaksanakan sebagaimana mestinya, meskipun tidak sesuai rencana , pihak sekolah dapat melaksanakan pembelajaran kelas agama dengan protokol kesehatan yang sangat ketat, diantaranya : datang ke sekolah harus bermasker, dilakukan penembakan suhu (thermo gun), mencuci tangan dengan sabun dan menjaga jarak.

Harapan kami SMP Negeri 4 Gringsing satu-satunya sekolah negeri yang membuka kelas,agama akan menjadikan minat orang tua untuk menyekolahkan anaknya di SMP Negeri 4 Gringsing akan meningkat. Meskipun anak tidak mondok di pesantren tapi anak mendapatkan tambahan pelajaran agama yang dapat menambah pengetahuan tentang agama Islam dan dapat menerapkan dalam kehidupannya sehari-hari”. Ungkap heru Setiadi. (IFAN)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *