Radar 24jam

Radar Nusantara Group

Terkait rencana Aksi Lsm Gps Banten ke Kejari dan Bank BJB kab. Pandeglang Bakal di Undur

Pandeglang, radar24jam.com

Rencana Aksi Lsm Gps Banten pada hari kamis tanggal 4 maret 2021 ke Kejaksaan Negeri Pandegalng dan kantor Bank BJB pandeglang kemungkinan besar diundur sampai ada respont dari pihak Polres Pandeglang khususnya pihak Intelkam, hal tersebut dikatakan oleh Sekum Gps Banten,03/03/2021)  pasalnya beliau mengatakan pihaknya menghormati adanya aturan prokes covid-19, jadi apapun rencana kami harus ada respont terlebih dahulu dari pihak polres. 

Khotib juga menjelaskan rencana Aksi lsm Gps Banten adalah terkait adanya Aliran dana dari Bank BJB senilai ratusan juta rupiah sejak tahun 2015 hingga 2018, Dana yang kami sebut dan kelebihan atau fee tersebut seharusnya di transferkan ke rekenjng Dinas pendidikan Kab. Pandeglang, namun anehnya dana teraebut malah di transferkan kepada rekening pribadi pegawai Dindik yang berinisial (A), yang lebih aneh lagi bahwa transfer yang dilakukan oleh Bank BJB tersebut terjadi setiap bulan selama 3 tahun. 

Dari hasil investigasi kami didapat informasi bahwa kejadian tersebut sudah tercium oleh Kejaksaan negeri Pandeglang sehingga langsung dilakukan proses pemanggilan dari mulai pegawai yang berinisial (A) hingga beberapa pejabat di Dindik Pandeglang, namun sayang diduga kuat kasus teraebut dipeti es kan oleh kejaksaan negeri pandeglang sehingga tidak diketahui sudah sejauh mana proses penyidikannya, apalagi kami ketahui beberapa pejabat di Kejaksaan negeri pandeglang sudah berpindah tugas dari Pandeglang.

Pada tanggal 15 Februari Saat dikonfirmasi sdr. A mengatakan benar bahwa dirinya dan para pejabat di Dindik Pandeglang saat itu sudah di panggil dan dimintai keterangan oleh penyidik Kejaksaan Negeri Pandeglang, bahkan dirinya mengaku beberapa kali dipanggil oleh penyidik Kejaksaan tersebut, saat dintanya sudah sejauh mana kasus yang dilakukan oleh kejaksaan, dirinya mengatakan itu tidak tau karena itu urusan pemimpin-pemimpin beliau pada saat itu.

Untuk Itu Lsm Gps Banten, mempunyai alasan untuk melakukan aksi kepada kejaksaan negeri pandeglang Bank BJB dan Dinas pendidikan, agar pemasalahan tersebut diproses kemabali sampai ada ketetapan hukum, karena kami menilai kasus yang diduga di peti eskan tersebut sudah merugikan negara milyaran rupiah, dan apabila kasus tersebut dibiarkan begitusaja maka ini akan berdampak negatip terhadap kinerja Kejaksaan negeri pandeglang, serta angin surga bagi para koruptor. 

(Uyng)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *