Radar 24jam

Radar Nusantara Group

Lantik Lima Pasang Kepala Daerah, Ini Harapan Gubernur Sulteng

Sulteng, radar24jam.com

Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Longki Djanggola melantik lima pasangan calon kepala Daerah terpilih pada Pilkada 2020 dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Lima pasangan calon Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah terpilih yang dilantik berdasarkan SK Mendagri RI Nomor 131.72-295 Tahun 2021, yaitu pasangan Walikota dan Wakil Walikota Palu Terpilih Hadiyanto Rasyid dan dr.Reny A.Lamadjido, Pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Sigi, Moh. Irwan dan Samuel Yansen Pongi, pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Tolitoli, Amran H.Yahya dan Moh. Besar Bantilan, pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Poso, dr. Verna Inkiriwang dan M. Yasin Mangun serta pasangan Bupati dan Wakil Bupati terpilih Banggai Laut, Sofyan Kaepa dan Ablit.

besar harapan saya, kiranya bupati, walikota dan para wakilnya dapat menjalankan mandat yang telah diterima ini dengan jiwa integritas, keikhlasan dan tanggungjawab, serta kiranya dapat merangkul semua kalangan dan kepentingan yang ada di wilayahnya, mengingat masa kontestasi pilkada sudah berakhir dan kini saatnya untuk kembali bersatu dan bersinergi membangun daerah. jangan ada lagi prasangka, apalagi saling membenci, saling memusuhi, menyebar ujaran kebencian, hoax dan provokasi yang pada akhirnya justru dapat merugikan masyarakat dan mengganggu kestabilan pemerintahan. 

apalagi di sulawesi tengah khususnya di wilayah kota/kabupaten yang saudara-saudari pimpin masih dilanda pandemi dan  kita semua sedang berjuang bersama-sama untuk mengatasinya. oleh karena itu, narasi-narasi yang sifatnya mengajak pada persatuan dan sinergitas merupakan kata kunci yang harus kita wujudkan demi menjaga asa dan semangat masyarakat bahwa insya allah, tidak lama lagi kita dapat bangkit dan keluar dari ujian pandemi covid-19. kata Gubernur Longki di hadapan  Walikota dan para bupati yang dilantik, Jumat 26/02/2021.

berkaca dari itu, Gubernur juga menaruh harapan kiranya walikota dan para bupati selaku leader, sekaligus perumus strategi dan pengambil kebijakan di tingkat kota/kabupaten, agar pandai  membaca kekuatan dan peluang yang dimiliki, dalam rangka menyiasati kelemahan dan tantangan yang dihadapi dengan terus melakukan terobosan-terobosan yang kreatif dan inovatif, baik untuk mengatasi pandemi maupun mendorong akselerasi pembangunan di wilayahnya masing-masing.   lanjutnya.

Gubernur Longki pun mengingatkan bahwa saat ini program vaksinasi telah memasuki tahap kedua, di mana petugas publik dan lansia menjadi target penerimanya. ia harap walikota dan bupati dapat segera berkoordinasi dengan dinas kesehatan dan OPD terkait untuk membuat rencana aksi daerah guna menyukseskan vaksinasi, termasuk menyelesaikan tahapan vaksinasi kepada tenaga kesehatan apabila masih ada yang belum tuntas atau terlewatkan di wilayahnya, kemudian  memastikan ppkm mikro telah berjalan sesuai edaran mendagri dan gubernur, meningkatkan testing, tracking dan penyediaan tempat-tempat isolasi pasien positif yang memadai, serta melakukan realokasi dan refocusing anggaran untuk menanggulangi dampak covid-19.

selain itu, bupati dan walikota juga harus menyusun dokumen-dokumen perencanaan pembangunan sebagai acuan untuk mengeksekusi dan merealisasikan janji-janji kampanye kepada masyarakat yang telah mempercayakan suaranya, dengan memilih saudara-saudari sebagai pemimpin daerahnya.Tegasnya

khususnya kepada walikota palu dan bupati sigi, saudara berdua memiliki beban ekstra karena dua daerah ini belum sepenuhnya pulih pascabencana  gempa bumi, tsunami dan likuifaksi  28 september 2018.  untuk itu, saya mohon kepada saudara berdua untuk melanjutkan koordinasi dan tugas pekerjaan yang belum selesai guna mempercepat penyelesaian huntap dengan memberikan kepastian kepada penyintas yang berhak menerimanya, termasuk penyelesaian stimulan rumah rusak, santunan duka kepada ahli waris yang belum tercover di kementerian sosial, pemulihan infstruktur yang tertunda dan pembekalan lifeskill dan trauma healing kepada penyintas.

Di akhir Sambutannya Gubernur berpesan kepada Kepala Daerah dan Wakil kepala Daerah yang baru dilantik untuk saling menghormati, menghargai dan saling mengisi satu sama lainnya jangan saling menjatuhkan dan mengata ngatai, tentunya kita harus belajar dari pengalaman pengalaman beberapa kasus yang lalu  ada kepala daerah yang bertengkar, tendang meja tendang kursi, dan menurut saya hal itu tidak pantas untuk dipertontonkan kepada rakyat. untuk saya mohon dengan sangat, kedapan kerjasama dan harmonisasi harus tetap dijaga. Pinta Gubernur.

Dalam proses pelantikan yang dilaksanakan di Gedung Djojokodi Convention Canter (JCC) Jalan Muh Yamin,Palu , dengan keamanan dan penerapan protokol kesehatan yang ketat, sehingga jumlah tamu undangan yang hadir terbatas.

Tamu undangan yang diperbolehkan masuk ke dalam ruangan pelantikan diwajibkan menjalani tes cepat COVID-19 terlebih dahulu dengan hasil nonreaktif.

Pihak keamanan dari kepolisian dan Satpol PP juga terlihat melakukan pengamanan di luar lokasi acara untuk mengawal pelantikan  tersebut.

*Biro Humas & Protokol Pemprov Sulteng

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *