Radar 24jam

Radar Nusantara Group

BANTUAN DANA UNTUK GEMPA SULAWESI BARAT CAPAI 2,8 MILYAR, 4 RIBU TERPAL TAK DISALURKAN, PANSUS GERAM

Mamuju, radar24jam.com

Bantuan dana untuk korban gempa bumi di Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) mencapai 2 milyar 890 juta rupiah. Sumbangan berupa dana segar itu masuk melalui donasi sejumlah relawan dan Pemerintah daerah (Pemda) di seluruh Indonesia.Angka fantastis itu terungkap saat Pansus pengawasan anggaran dan penyaluran logistik Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulbar menggelar rapat dengan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sulbar, seperti Badan Pengelolaan Keuangan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan SKPD teknis terkait lainnya, Senin (15/2/2021).Dalam rapat itu, terungkap bahwa dana tersebut masuk melalui dua nonor rekening yang dikelola Pemprov Sulbar. Yakni, rekening BPBD Sulbar (Bank Mandiri) dan rekening kas daerah Pemprov Sulbar (Bank Sulselbar). Adapun jumlah uang yang masuk sebesar Rp 2 milyar 890 juta rupuah. Sementara pengeluaran atau dana yang telah terpakai sebesar Rp 1,2 milyar. Sehingga sisa dana sampai saat ini yaitu sebesar Rp 1,6 milyar. Kepala BPBD Sulbar Darno Majid menjelaskan, bahwa seluruh pengeluaran tersebut diperuntukkan untuk membiayai keperluan masyarakat Sulbar yang terdampak gempa bumi. Ia merincikan bahwa sekitar 300 juta rupuah telah dibelanjakan untuk membeli 5000 terpal, namun sayangnya baru didistribusi hanya sekitar 1000 saja. Sehingga, sampai saat ini masih tersisa sekitar 4000 terpal.Hal itu membuat pimpinan dan anggota pansus tercengang, kaget, bahkan geram dan marah-marah. Pansus heran mengapa terpal tersebut tidak didistribusikan ke pengungsi atau masyarakat yang membutuhkannya.

ISTIMEWA: FANTASTIS.”RAPAT PANSUS PENGAWASAN ANGGARAN DAN PENYALURAN LOGISTIK DPRD SULBAR DENGAN SEJUMLAH OPD PEMPROV SULBAR, SENIN (15/2/2021)”(Foto): ist/AAR BW/RJ/redaksi.
Ketua pansus pengawasan anggaran dan penyaluran logistik DPRD Sulbar H Sudirman meminta alasan mengapa terpal tersebut tidak disalurkan. Padahal, saat itu banyak warga yang sangat membutuhkan terpal untuk membuat tenda.”Masyarakat, para pengungsi berteriak butuh terpal untuk membuat tenda. Eh, tendanya malah tidak dibagi, ada apa ini. Ingat pak, ini sema berasal dari sumbangan orang. Jangan main-main dengan hal ini. Sepeser pun uang yang keluar harus dipertanggungjawabkan. Kalau ini tidak tersalurkan dan ditumpuk saja ini akan mubassir,” kata politisi partai Golkar Mamasa ini.Ketua Golkar Kabupaten Mamasa Sulbar ini meminta agar BPBD Sulbar segera menyalurkan  terpal tersebut. Ia juga berharap agar BPBD Sulbar membangun koordinasi atau komunikasi yang baik dengan BPBD di tingkat kabupaten khususnya kabupaten yang terdampak gempa sehingga tugas-tugasnya dapat berjalan dengan lancar.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BPBD Darno Majid beralasan tidak disalurkannya terpal tersebut karena data penerima yang tidak ia kantongi. Ia berujar, sudah berulang kali meminta data kepada para camat saat rapat, namun tidak memperolehnya. Demikian Radar Jakarta.net (Radar Nusantara Grup) melaporkan seperti dilansir dari Sulbar Pedia.com.
Reporter: Andi Abdul Razak 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *