Radar 24jam

Radar Nusantara Group

Jurus !!! Program Kades Perk.Tanjung Kasau, Ternak Domba Untuk Tingkatkan Ekonomi dan PAD.

Batu Bara, radar24jam.com

Desa Perkebunan Tanjung Kasau, Kecamatan Laut tador, Kabupaten Batu Bara, Provinsi Sumatera utara, dipimpin seorang Kepala desa Kreatif dalam Pola penggunaan anggaran Dana Desanya, untuk peningkatan Ekonomi warga masyarakatnya.
Suheri  Kepala desa Perkebunan Tanjung Kasau terpilih pada pemilihan Pilkades tahun 2019, baru dalam tahun 2020 lalu menggunakan anggaran APBDesnya.
Dalam satu tahun menjabat dan menggunakan anggaran Desanya sudah membuat 2 program pemberdayaan untuk meningkatkan ekonomi masyarakatnya, diantaranya pemberdayaan kerajinan Membatik tulis dan batik cap dan Pemberdayaan ternak Domba.
Masyarakat Desa Perkebunan Tanjung Kasau boleh bangga dengan Suheri selaku kepala desanya.
Suheri Kepala desa Perk.Tanjung Kasau berlatar belakang sebelumnya sebagai tenaga pengamanan di PT.Perkebunan Tanjung Kasau Sumatera utara milik BUMD Provinsi Sumatera utara, diaula ruangan kerjanya diKantor Kepala desa, Senin (1/2/2021) menuturkan.
Suheri dihadapan Radarjakarta.net dan  Ketua LSM KCBI Batu bara Agus Sitohang, dalam penuturannya, waktu 6 tahun sebagai kepala desa,  sisa lima tahun kedepan, sebagai kades tetap akan berusaha mempergunakan anggaran Pusat Belanja Desa untuk kepentingan desanya,  khususnya peningkatan ekonomi dengan pola pemberdayaan.
Program yang sudah kita laksanakan ditahun 2020 yaitu kerajinan batik dan Peternakan domba.
Peternakan domba di awali dengan  membeli Domba sebanyak 49 ekor, khusus domba jenis kelamin betina.
Domba sebanyak 49 ekor itu kita beli dari warga masyarakat kita, dan yang memelihara mereka juga, dari jumlah 49 ekor domba dipelihara oleh 20 kepala keluarga, dirumah masing-masing dan ini menjadi kelompok peternak, diawasi oleh ketua kelompok.
Kelompok ternak kita dibentuk dari bulan 10 tahun 2020 lalu, Domba  49 ekor  yang kita beli dari masyarakat pada saat masa tiga bulan ini, sudah ada domba yang melahirkan alias beranak, dengan jumlah 9 ekor anak domba.
Bagi hasil, dalam pola bagi hasil untuk keuntungan peternak yaitu 1:2 artinya  jika anak domba 3 ekor, Satu ekor untuk desa dan dua ekor untuk peternak.
Dari perhitungan saya dengan masa sisa waktu lima tahun menjabat sebagai kepala desa,  jumlah domba dari  49 ekor, diperhitungkan akan berjumlah menjadi  600 ekor domba, dalam waktu 5 tahun kedepan, dan ini akan menjadi aset desa, jika kita perjual belikan domba sebanyak itu akan meningkatkan PAD dan meningkatkan pembangunan baik insfrastruktur maupun SDM, ujar Kades Suheri.
Diakhir Perbincangannya Kades Suheri mengatakan, itulah program yang saya buat dan saya akan terus berbuat untuk bagaimana meningkatkan taraf hidup warga, jika pun nantinya saya sudah tidak menjadi kepala desa, tapi saya yakin kenangan terindah ada didiri saya dan desa kita ini, saya akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengabdi kepada warga masyarakat, bangsa dan Negara.
 Suheri mengucapkan terima kasih atas kehadiran rekan media dan LSM.
Terlihat dengan senyumnya,  Suheri mengucapkan Mohon Do’anya ya bang?. Harap Suheri.
Penuturan program Kades Suheri sungguh luar biasa dan ini bisa menjadi contoh/inspirasi buat para kepala desa khususnya di Kabupaten Batu bara, ujar Ketua KCBI Batu bara, Agus Sitohang.(Salam pranata)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *