Radar 24jam

Radar Nusantara Group

Sambut Pengalihan Blok Rokan, Beberapa Tokoh Taja Diskusi

Dumai, radar24jam.com


Kota Dumai sebagai bagian dari tempat industri hilir dalam hal pengolahan minyak bumi yang di eksplorasi di Bumi Melayu/Provinsi Riau. 
Kegiatan ini telah berjalan puluhan tahun. Dan saat ini sedang berlangsung proses transisi pengelolaan Blok Rokan dari PT. Chevron ke PT. Pertamina Hulu, yang menurut rencana bulan Oktober.
Menyikapi hal demikian, para inisiator berkumpul untuk menyatukan niat dan langkah agar masyarakat Dumai memiliki andil didalam pengelolaan hal yang dimaksud, termasuk jatah bagi hasil 10%.
Inisiasi dimaksudkan untuk diskusi dalam rangka mengatur langkah atau strategi, agar masyarakat Dumai dapat berperan didalam pengelolaan Blok Rokan.
Kamis (28/01/2021) bertempat di sebuah hotel bintang 3 jalan Pattimura, diadakan diskusi ringan dihadiri beberapa inisiator sekaligus membentuk Tim.

terhadap kemajuan kota Dumai.
“Sebagai warga Dumai, kita tidak ingin kota Dumai hanya jadi tempat pengolahan tanpa menerima manfaat bagi masyarakat atau anak cucu kita. Mari kita diskusikan, kita persiapkan diri tuk bisa menerima manfaat di masa transisi ini”, buka pria Agoes Budianto optimis.
“Gerakan bersama, semangat bersama dan visi misi bersama jadi modal kita merebut peluang ini”, tambah Timo Kipda.
Salah satu peserta diskusi ikut memberi masukan agar dalam gerakan merebut peluang ini terlebih dahulu menyiapkan aturan hukum atau legalitasnya.
Akhirnya kesimpulan dari pertemuan di putuskan untuk persiapan pembentukan BUMD bidang MIGAS dan membentuk Tim 9.
Juga mendesak Pemko dan DPRD Dumai bergabung dalam gerakan merebut jatah 10% dari pengelolaan Blok Rokan.
Setelah Tim 9 di bentuk, para peserta menentukan nama-nama anggota Tim, mekanisme kerja dan rencana pemberian SK bagi Tim sebelum pelantikan Walikota Dumai. 
Perlu juga di persiapkan antisipasi dari dampak diplomasi dan aksi.
Diskusi berjalan dengan lancar, dengan tetap mengedepankan Protokol Kesehatan antisipasi Covid-19.
Pakai masker, cuci tangan dan hand sanitizer serta jaga jarak.
Berdasarkan absensi total peserta yang hadir berjumlah 36 orang.
(ES)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *