Radar 24jam

Radar Nusantara Group

AKTIVIS JUGA PEMUDA GERAH BUNGKAMNYA DINAS DAN DPRD KAB. PANDEGLANG.

Pandeglang : Radar24jam.com

Beredarnya berita dan juga surat laporan adanya dugaan program Dinsos UEP ( KUBE ) tidak tepat sasaran yang bahkan di gunakan ajang bacakan oleh oknum kelompok penerima manfaat. Beberapa Dewan Perwakilan Daerah ( DPRD ) dan Dinas sosial Kab. Pandeglang Banten terkesan bungkam saat di confirmasi 

Novia Rahtami, salah Satu anggota DPRD Kab. Pandeglang Praksi Demokrat terkesan tertutup bahkan tidak merespon saat awak media menghubunginya via aplikasi WhatsApp Messenger, padahal salah satu kelompok menyebut dirinya tau program KUBE dari dirinya, sehubungan sedang di berlakukannya bekerja dirumah dalam masa Pandemi Covid-19.

Begitu juga dengan ketua DPRD Kab. Pandeglang, Hj. Udi dari Praksi Gerindra tidak merespon confirmasi awak media yang menghubunginya via aplikasi WhatsApp Messenger.

Kesos Kecamatan Pagelaran juga sama demikian bahkan Dinsos Kab. Pandeglang pun samasekali seakan tidak peduli.

Agung Satria kepada awak media di kediamannya, “Saya dan kawan-kawan sangat menyayangkan jika benar para wakil rakyat tidak secepatnya melakukan investigasi dan menindak jika dugaan tersebut terbukti”.

Masih ungkapnya kelompok penerima manfaat KUBE didampingi dan dipastikan sesuai harapan dan aturan yang tertuang pada harapan pemerintah pusat, bagaimana semestinya yang sudah di tentukan pada Permensos 2 Tahun 2019 tentang Bantuan Sosial UEP Kepada KUBE untuk Penanganan Fakir Miskin berisikan gagasan Pemberian UEP kepada KUBE sebagai upaya untuk penguatan kapasitas fakir miskin dalam meningkatkan pendapatan dan kemampuan berusaha sehingga mampu memenuhi kebutuhannya secara mandiri serta meningkatkan kesetiakawanan sosial.

Isu-isu penting dalam Permensos 2 Tahun 2019 tentang Bantuan Sosial UEP Kepada KUBE untuk Penanganan Fakir Miskin yaitu Bantuan Sosial adalah bantuan berupa uang, barang, atau jasa kepada seseorang, keluarga, kelompok atau masyarakat miskin, tidak mampu, dan/atau rentan terhadap risiko sosial. Kelompok Usaha Bersama (KUBE) adalah kelompok keluarga miskin yang dibentuk, tumbuh, dan berkembang atas prakarsanya dalam melaksanakan usaha ekonomi produktif untuk meningkatkan pendapatan keluarga. Fakir Miskin adalah orang yang sama sekali tidak mempunyai sumber mata pencaharian dan/atau mempunyai sumber mata pencaharian akan tetapi tidak mempunyai kemampuan memenuhi kebutuhan dasar yang layak bagi kehidupan dirinya dan/atau keluarganya.

Bantuan Sosial Usaha Ekonomi Produktif atau UEP yang dimaksud dalam Permensos 2 Tahun 2019 tentang Bantuan Sosial UEP Kepada KUBE untuk Penanganan Fakir Miskin adalah bantuan yang diberikan Pemerintah Pusat atau pemerintah daerah untuk meningkatkan kemampuan dalam mengakses sumber daya ekonomi, meningkatkan kemampuan usaha ekonomi, meningkatkan produktivitas kerja, meningkatkan penghasilan, dan menciptakan kemitraan usaha yang saling menguntungkan 

Peraturan Menteri Sosial Nomor 2 Tahun 2019 tentang Bantuan Sosial Usaha Ekonomi Produktif Kepada Kelompok Usaha Bersama Untuk Penanganan Fakir Miskin diteken Menteri Sosial RI Agus Gumiwang Kartasasmita pada tanggal 6 Maret 2019 dan diundangkan dalam Berita Negara Indonesia Tahun 2019 Nomor 269 oleh Widodo Ekatjahjana Dirjen Peraturan Perundang-undangan Kemenkumhkam RI pada tanggal 12 Maret 2019 di Jakarta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *