Radar 24jam

Radar Nusantara Group

HARGA CABAI DI PASAR BATAM SANGAT MAHAL.

Batam : Radar24jam.com

Awal tahun 2021 bulan Januari pada jam 18:27 WIB, harga cabai di Batam tembus Rp. 100.000 per Kilogram, diinfokan oleh salah seorang warga yang sedang membeli cabai rawit di pasar Fanindo, Batam.

Harga sejumlah komoditas pangan di Kota Batam masih terus mengalami kenaikan di awal tahun 2021 hingga sekarang, Selasa (5/12). 

Pantauan di lapangan oleh wartawan solussinews, sejumlah pasar tradisional di Fanindo Kecamatan Batu Aji dan Sagulung, harga cabai mencapai Rp. 100.000 per kilogram. Komoditas seperti telur, cabai, bawang, sudah mulai mengalami lonjakan harga sejak memasuki momentum Natal dan pergantian tahun.

Kenaikan harga pangan ini dikeluhkan pedagang termasuk pembeli di pasar tradisional sejak akhir tahun. Menurut mereka pergantian tahun menyebabkan pasokan berkurang menyebabkan harga cabai melambung tinggi. 

Sudah mau tiga bulan begini kondisinya. Naiknya perlahan dan sekarang di posisi tertinggi. Cabai rawit dan cabai setan sudah diatas Rp. 100.000 sekilo sekarang”, kata Heri, pedagang cabai dan kebutuhan dapur lain di pasar Fanindo, Batu Aji, Selasa (5/1).

Menurut beliau, harga jual cabai rawit dan cabai setan masih diangka Rp. 35.000 – Rp. 40.000 per kilogram. Begitu juga dengan cabai merah kini bertengger diangka Rp. 85.000 per kilogram dan harga normalnya dikisaran Rp. 30.000 – Rp. 35.000 per kilogram.

Selain cabai, kenaikan harga serupa juga terjadi pada sayur kol dan tomat. Sayur kol semula Rp. 6.000 perkilogram kini bertahan diangka Rp. 20.000 per kilogram dan tomat dari Rp. 10.000 kini naik menjadi Rp. 16.000 per kilogram.

“Umumnya yang meroket ini barang dari Medan. Cabai, tomat dan kol memang dari Medan pasokannyal, tapi sejak beberapa bulan belakangan ini pasokan berkurang dan puncaknya perayaan Natal kemarin sama sekali tak ada pasokan dari Medan”, kata Heri.

Kenaikan harga ini, di tambahkan oleh beliau, disebabkan kapal sayur dari Medan tidak masuk sejak Natal dan tahun baru sehingga barang pangan yang masuk hanya dari Padang Sumbar. 

“Ini pasokan dari Medan tidak masuk yang masuk hanya pasokan dari Padang. Kapal masuk terakhir tanggal 26 Desember. Nah yang jual ini sisa-sisa stok yang datang terakhir itu”, menurut pedangang pasar Sagulung. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *